Eny Susilowati/jawa pos radar semarang
Eny Susilowati/jawa pos radar semarang

JIKA saat ini banyak bermunculan penyanyi baru yang tenar lewat ajang pencarian bakat, maka impian itu tampaknya harus dikubur dalam-dalam oleh Denny Astriana. Customer Satisfaction Officer di salah satu autorized dealer Mitsubishi ini sebetulnya memiliki bakat menyanyi sejak kecil. Namun untuk menjadi penyanyi profesional, langkahnya terhambat oleh restu orang tua.

“Sebetulnya pengin juga jadi penyanyi terkenal, tapi orang tua tidak mengizinkan. Akhirnya saya putuskan menyanyi hanya untuk refreshing saja,” ungkap alumnus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Meski hanya refreshing dengan menyanyi di kafe-kafe, namun hobi dara manis pecinta nasi liwet ini ternyata cukup menghasilkan. “Kalau ngamen di kafe-kafe teteplah dikasih bayaran,” ungkap putri pasangan Haryanti dan Suwarman ini sambil tersenyum.

Kesibukan menyanyi di kafe yang dilakoni pemilik ukuran sepatu 38 ini, hampir dilakukan setiap akhir pekan. Meski begitu, aktivitasnya tersebut tidak sampai mengganggu karirnya sebagai penanggung jawab ‘rumah tangga’ di salah satu dealer Mitsubishi di Kota Semarang.

“Saat ini karir saya yang utama sebagai karyawati di salah satu dealer Mitsubishi. Dan saya menjalaninya dengan sepenuh hati, banyak yang harus dilakukan seorang CSO. Mulai dari visit customer dengan kepala bengkel atau sales untuk menangani setiap komplain yang ada, hingga menyelesaikan komplain antarkaryawan,” jelas gadis kelahiran Solo, 19 Desember 1988 ini.

Untuk menyelesaikan permasalahan terkait karyawan yang bandel, biasanya Astri memberi sanksi atau denda pada karyawan tersebut. “Sanksi atau dendanya sesuai dengan ketetapan Branch Manager,” pungkasnya. (eny/aro)