GAYAMSARI – Sejumlah pemilik kios kelontong di wilayah hukum Polsek Gayamsari kepanikan saat puluhan aparat polisi datang menggerebek, Selasa (5/5) dinihari. Para pemilik kios penjual minuman keras (miras) itu tak berkutik. Saat petugas menemukan penyimpanan miras dan menyitanya.

Razia tersebut dilakukan di kawasan Sawah Besar, Jalan Gajah, Jalan Citarum, Jalan Tambak Dalam, dan Jalan Senjoyo. Aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto, tersebut, menyisir sejumlah kios yang diduga menjual miras berbagai jenis.

Ratusan botol miras berbagai jenis disita, di antaranya miras jenis congyang, ciu, hingga miras merek impor seperti mansion dan vodka.”Ini operasi rutin. Mereka menjual miras di kios kelontong. Modusnya menyamarkan miras tersebut di antara tumpukan dus air mineral,” kata Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto, Selasa (5/5). Seperti yang ditemukan di kios kelontong milik Agus Wijarko, 45, di kawasan Sawah Besar. Selain kios kelontong, beberapa di antaranya juga menjual miras di rumah hunian.

Dijelaskan Dili, minuman keras seringkali menjadi pemicu terjadinya tindakan kriminal. Sejumlah pelaku kejahatan rata-rata mengkonsumsi miras sebelum melakukan aksinya. “Kami berusaha menekan peredaran miras di wilayah hukum Gayamsari,” ujarnya.

Keberadaan penjual miras tersebut meresahkan masyarakat. Pihaknya mengaku seringkali menerima laporan dari warga yang mengaku resah. Operasi tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan. “Dikhawatirkan, miras tersebut dikonsumsi kalangan remaja. Para pedagang nanti akan kami panggil dan mintai keterangan. Juga akan dikenakan tindak pidana ringan atau tipiring,” tegas Dili Yanto. (amu/zal)