Dewan Setujui Kenaikan TPP dengan Catatan

109

SEMARANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang akan menyetujui usulan kenaikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dengan catatan, pemkot harus memperbaiki kinerja agar lebih optimal.

“Kinerja yang perlu banyak perbaikan ini tentunya harus tingkatkan dulu. Baru mengajukan kenaikan TPP,” ujar Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, kemarin.

Penyerapan anggaran pemkot juga perlu dimaksimalkan. Sebab hingga kini penyerapan masih di angka 70 persen dari total anggaran Rp 3,5 triliun. “Kami sebagai lembaga wakil rakyat yang salah satunya memiliki fungsi pengawasan menilai bahwa masih banyak perbaikan yang harus dilakukan pemkot. Serapan anggaran juga kurang maksimal,” tandas legislator dari Fraksi Gerindra itu.

Menanggapi kritikan tersebut, Sekda Kota Semarang Adi Tri Hananto mengatakan, masukan dewan terkait kinerja pemkot akan menjadi perhatian. Pemkot juga akan terus melakukan perbaikan pelayanan publik dan melakukan perencanaan lebih awal. Selain itu juga akan mensinkronkan pokok-pokok pikiran dewan. “Harus kita tindaklanjuti masukan dewan. Itu sebagai bahan evaluasi kami di pemkot agar bisa pekerja lebih baik lagi. Aspirasi masyarakat dan hasil reses dewan juga akan kita perhatikan,” ungkapnya.

Adi Tri Hananto menegaskan usulan kenaikan TPP berdasarkan kajian yang telah dilakukan dengan tujuan ingin menyejahterakan PNS Pemkot Semarang. Menurutnya, hasil dari studi banding ke daerah lain, Kota Semarang yang notabene ibukota Jawa Tengah masih terbilang rendah TPPnya.

“Bicara soal kinerja itu ada ukurannya. Dan kita pasti gunakan kajian untuk ngajukan kenaikan TPP. Kita sudah pakai Sasaran Kerja Pegawai (SKP), jadi tiap PNS, apapun jabatannya, yang rajin berangkat dengan yang sering membolos itu beda tunjangannya,” pungkasnya. (mha/zal)