2016, Perbaikan Jalan Kyai Morang Tuntas

108
SAPA WARGA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyapa warganya yang berada di Kelurahan Penggaron Kidul, usai kegiatan jalan sehat, Minggu (3/5) lalu. (Humas for Radar Semarang)
SAPA WARGA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyapa warganya yang  berada di Kelurahan Penggaron Kidul, usai kegiatan jalan sehat, Minggu (3/5) lalu. (Humas for Radar Semarang)
SAPA WARGA: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyapa warganya yang berada di Kelurahan Penggaron Kidul, usai kegiatan jalan sehat, Minggu (3/5) lalu. (Humas for Radar Semarang)

BALAI KOTA- Proses perbaikan Jalan Kyai Morang yang masih menyisakan ruas sepanjang 600 meter, akan dilanjutkan pada tahun 2016 mendatang. Sedangkan untuk Jalan Sunan Kalijogo pengerjaannya akan dilaksanakan tahun 2015 ini.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menggelar dialog bersama warga Kelurahan Penggaron Kidul, usai kegiatan jalan sehat, Minggu (3/5) lalu. Penyelesaian infrastruktur tersebut memang menjadi fokus wali kota, apalagi warga sekitar juga mendorong pemerintah agar segera menyelesaikan program pembangunan di bidang infrastruktur.

Seperti yang dikatakan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Penggaron Kidul, Tri. Diakuinya, pembangunan telah berhasil dilaksanakan di sejumlah titik di Kelurahan Penggaron Kidul. Diantaranya, pembangunan 14 titik lokasi di tahun 2014 dan 12 titik lokasi di tahun 2015. “Pembangunan di Kelurahan Penggaron Kidul selama 2 tahun itu, mencapai Rp 861 juta,” ujarnya.

Tak hanya menyampaikan sisi keberhasilan pembangunan, Ketua LPMK pun menyampaikan uneg-unegnya mewakili warga masyarakat. Sejumlah persoalan bahkan langsung dijawab dan diselesaikan dalam dialog langsung tersebut. Sebagaimana warga Penggaron Kidul mengusulkan pembangunan cor lanjutan Jalan Kyai Morang hingga perbatasan Semarang- Demak serta Jalan Sunan Kalijogo. “Disini juga perlu pengerukan saluran Jalan Kyai Morang yang tertutup sedimen,” terangnya.

Terkait usulan tersebut, wali kota menyampaikan bahwa pengecoran lanjutan Jalan Kyai Morang akan dianggarkan di tahun 2016. Sebelumnya, pengecoran Jalan Kyai Morang sudah dilaksanakan pada tahun 2014 dengan anggaran sebanyak Rp 3, 41 miliar. Sisa pengecoran jalan sepanjang 600 meter, lanjut wali kota akan dianggarkan pada tahun 2016. Sedangkan untuk Jalan Sunan Kalijogo sudah dianggarkan dan akan dilaksanakan tahun 2015 ini. “Untuk itu, kepada seluruh warga agar ikut memantau bersama pengerjaan dan pelaksanaan proyek yang ada,” ungkap wali kota.

Sebuah pembangunan, lanjut wali kota, membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh warga. Wujudnya dapat berupa usul, saran, hingga pantauan proses pembangunan yang sedang berjalan. Bagi warga yang masih memiliki uneg-uneg, wali kota juga memberikan nomor HP yang bis dihubungi kapan saja untuk usul, laporan dari seluruh warga.

Menutup sambutannya, wali kota yang akrab disapa Hendi ini juga mengajak seluruh warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Saluran mampet di Jalan Kyai Morang 11 yang macet dan menggenang menjadi salah satu fokus perhatian wali kota. Hendi menginstruksikan kepada lurah untuk dapat berkoordinasi dengan SKPD terkait guna mengembalikan fungsi saluran sebagai saluran arus air. “Lingkungan termasuk saluran, harus bersih sehingga menciptakan situasi nyaman dan sehat,” tandasnya. (zal)