MERIAH : Lomba drumband anak-anak TK dan SD se-Kabupaten Batang, memeriahkan Hardiknas di Alun-Alun Batang, Sabtu (2/5) siang kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MERIAH : Lomba drumband anak-anak TK dan SD se-Kabupaten Batang, memeriahkan Hardiknas di Alun-Alun Batang, Sabtu (2/5) siang kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Ribuan warga Kabupaten Batang memadati Alun–Alun Kota Batang, (2/5) siang kemarin. Mereka menyaksikan lomba drumband TK dan SD se-Kabupaten Batang dalam rangka memeriahkan Hari Pendidikan Nasional.

Akibatnya, beberapa ruas jalan yang menuju Alun-Alun Kota Batang macet. Di antaranya, di Jalan Gajah Mada, Jalan Sudirman dan Jalan Veteran yang digunakan lokasi lomba drumband. Molornya jadwal acara lomba, membuat beberapa peserta yang sebagian anak-anak, tidak bisa mengikuti lomba hingga selesai karena kepanasan.

Meski lomba drumband diikuti oleh anak-anak, orang tua murid yang paling repot. Mulai dari mengawasi dan menyaksikan aksi lomba tersebut. “Lebih baik kalau sore atau pagi sekalian, tidak siang pukul 11-an seperti ini. Kasihan anak-anak,” ungkap Warniti, 32, warga Kelurahan Proyonanggan Selatan Kecamatan Batang, orang tua salah satu siswa TK.

Sundariyah, 47, guru pendamping TK Pembina Batang menjelaskan surat pengumuman adanya lomba drumband pada tingkat TK dan SD, sudah jauh diterima untuk menyambut Hardiknas. Menurutnya, pihak sekolah tidak memaksakan orang tua murid agar anaknya ikut lomba drumband.

“Sebagian besar para wali murid hadir dalam lomba drumband, untuk memberikan support kepada anak-anaknya yang ikut latihan drumband. Meskipun anaknya sendiri tidak ikut lomba. Sehingga menambah kemeriahan dan kemacetan di Alun-Alun Batang,” jelas Sundariyah.

Kepala Bidang Pemuda dan Olah Raga, Dindikpora Kabupaten Batang, Karyono mengatakan bahwa lomba drumband diikuti dari berbagai TK dan SD se-Kabupaten Batang. Selain untuk memeriahkan Hari Pendidikan, juga sebagai ajang hiburan serta pembentukan karakter generasi penerus sejak dini. “Lomba drumband dituntut kedisiplinan, keserasian, kekompakan dan kebersamaan, sehingga pembentukan karakter anak akan terbentuk sejak dini,” katanya.

Terkait molornya acara, diakuinya, lebih disebabkan karena banyaknya peserta serta kurang tertibnya warga yang menyaksikan acara lomba drumband tersebut. “Sebelum pelaksanakan lomba drumband, telah dilaksanakan upacara bendera Hardiknas tingkat Kabupaten Batang. Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Wakil Bupati Batang Soetadi,” ungkap Karyono.

Menurutnya, tingginya antusiasme para peserta lomba drumband di Kabupaten Batang, menunjukkan bahwa perkembangan pendidikan semakin membaik. “Kerjasama sesama tim juga sangat dibutuhkan, meski peserta lomba drumband adalah anak-anak. Atraksi yang diperlihatkan sangat baik, tidak kalah dengan anak dewasa,” kata Karyono.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang, Soetadi, saat memberikan sambutan menuturkan bahwa pendidikan tidak bisa dipandang sebagai sebuah program semata. Menurutnya, gerakan pencerdasaan dan penumbuhan generasi berkarakter adalah sebuah ikhtiar mengembalikan kesadaran tentang arti pentingnya karakater Pancasila.

“Peserta didik bertujuan agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, dan berahlak mulia. Maka Pemkab Batang akan memprioritaskan pembangunan pendidikan, agar mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” tutur Soetadi usai menyerahkan tropi lomba drumband anak-anak tersebut. (thd/ida)