Koalisi Tiga Partai Jaring Figur Alternatif

98

SEMARANG – Setelah didorong untuk berani memunculkan figur alternatif dalam Pilwalkot 2015, koalisi tiga partai: PKS, Golkar dan Demokrat akhirnya membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota. Pendaftaran ini diharapkan akan menjaring dan dapat memunculkan calon wali kota yang menjadi pilihan publik.

Ketua Koalisi PKS, Golkar dan Demokrat, Agung Budi Margono, mengatakan, pendaftaran akan mulai dibuka pada Senin (4/5) selama satu minggu. Mengenai syarat dan ketentuan pendaftaran lainnya akan diumumkan nanti. Karena sebelum dibuka pendaftaran koalisi tiga partai akan mengundang tokoh-tokoh masyarakat terlebih dahulu.

”Kami ingin memastikan pendaftaran nanti proses-prosesnya benar-benar sesuai yang diharapkan oleh masyarakat. Sebelumnya, kami juga sudah mengundang dan mememinta masukan para ahli dari berbagai latar belakang. Para ahli ini sangat mendorong supaya kita bisa memunculkan calon alternatif,” kata Agung BM kemarin.

Dalam pertemuan para tokoh masyarakat yang rencana digelar Minggu (3/5) besok, dua figur yang sementara ini dianggap paling populer dan mampu menjadi kandidat bakal calon wali kota akan ikut diundang. Keduanya adalah Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan mantan Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro.

”Kami sangat berharap keduanya bisa datang untuk memberikan masukan kepada kami. Selain mereka, mungkin juga akan hadir tokoh lain seperti Pak Ahmadi (mantan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang),” ujar Agung BM.

Dia menegaskan, koalisi tiga partai ingin mengajak publik Semarang seluas-luasnya dapat menyampaikan aspirasinya terkait bagaimana membangun Kota Semarang lima tahun ke depan. Dengan masukan publik diharapkan bisa melahirkan sosok wali kota Semarang yang mampu bekerja dengan baik dan mampu membawa kemajuan pada kota ini.

Terpisah, Ketua Desk Pilkada DPC PDIP Kota Semarang, Supriyadi, mengatakan, partainya juga berencana akan membuka lagi pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota. Partainya memang sudah membuka dan menutup pendaftaran yang diselenggarkan oleh DPC. Namun pendaftaran kali ini akan dibuka dan diselenggarakan oleh DPD PDIP Jawa Tengah.

”Rencana pembukaan pendaftaran akan dilakukan selama satu minggu mulai Senin (4/5) pekan depan. Seperti di tingkat DPC, syarat dan ketentuan pendaftaran yang diberlakukan di DPC juga berlaku di DPD,” katanya.

Menurutnya, partainya sesuai aturan membuka pendaftaran mulai dari tingkat ranting, PAC, DPC, DPD, hingga DPP. Cuma di tingkat ranting dan PAC karena mereka tidak siap, sehinga pembukaan pendaftaran tidak dilakukan. Seluruh pendaftaran di DPC dan DPD bersifat terbuka, namun di tingkat DPP nanti bersifat tertutup.

Pihaknya mempersilakan siapa pun baik kader partai maupun nonkader partai, dan dari politisi maupun bukan untuk mengikuti pendaftaran calon wali kota dan wakil wali kota di DPD. Sama seperti di DPC, seluruh pendaftar di DPD akan mengikuti sejumlah proses seleksi dan sama-sama akan diajukan ke DPP.

”Jadi siapa yang akhirnya ditetapkan maju sebagai kandidat bakal calon nanti berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan DPP. Namun nanti bisa saja yang direkomendasikan bukan nama-nama yang diajukan dari hasil pendaftaran di DPC dan DPD. Karena DPP juga akan membuka pendaftaran sendiri secara tertutup,” tegasnya. (mha/aro/ce1)