Janji Sharing Hasil Survei

140
PERSIAPAN PILKADA: Dari kiri, Ketua Desk Pilkada DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng, Wakil Ketua DPD Bona Ventura, Wakil Sekretaris DPD Ahmad Ridwan, dan Wakil Ketua DPD Sri Ruwiyati pada jumpa pers terkait pilkada kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PERSIAPAN PILKADA: Dari kiri, Ketua Desk Pilkada DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng, Wakil Ketua DPD Bona Ventura, Wakil Sekretaris DPD Ahmad Ridwan, dan Wakil Ketua DPD Sri Ruwiyati pada jumpa pers terkait pilkada kemarin. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jateng menggelar pertemuan dengan seluruh parpol sebagai langkah awal persiapan pilkada. Selain untuk silaturahmi, melalui langkah itu, PDIP ingin merangkul seluruh unsur pada pilkada nanti. Bahkan, partai berlambang banteng moncong putih tersebut berjanji membagi hasil survei terkait popularitas dan elektabilitas bakal calon.

Ketua Desk Pilkada DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng mengatakan sebagai partai terbesar di Jateng, pihaknya tidak ingin mentang-mentang. Karenanya PDIP ingin merangkul seluruh unsur yang ada di Jateng. ”Hubungan baik harus dimulai dari sekarang. Sebab membangun Jateng harus melibatkan seluruh unsur,” katanya pada jumpa pers di Panti Marhaenis, kemarin. Pertemuan dengan parpol-parpol sendiri dilakukan Kamis (30/4) di sebuah hotel berbintang. Selain dengan parpol, PDIP Jateng juga melakukan kunjungan ke berbagai media di Kota Semarang.

Dikatakan Agustina, hubungan baik dengan parpol harus dijalin terlepas siapa yang akan memenangkan pilkada nanti. ”Kalaupun kita yang menang, parpol yang lain harus ikut mengamini. Jangan sampai pasangan calon PDIP menang, namun selanjutnya hanya capek menangkis serangan dari parpol lain,” tutur Bendahara DPD PDIP Jateng itu.

Dia menambahkan tidak menutup kemungkinan dari pertemuan tersebut akan terjalin koalisi. Namun semua tergantung dinamika di kabupaten/kota. Soal koalisi, pihaknya mengaku menyerahkan sepenuhnya ke DPC masing-masing. ”Kita serahkan ke kabupaten/kota mau koalisi dengan siapa atau mengusung sendiri. DPD sifatnya hanya membantu,” paparnya.

Pihaknya juga akan melakukan survei untuk mengetahui potensi bakal calon dalam pilkada. Survei akan digelar beberapa kali. Survei paling akhir direncanakan dilakukan pada 29 Mei mendatang. Objek survei tidak hanya bakal calon yang mendaftar melalui PDIP. Namun juga nama-nama lain yang populer di masyarakat. Survei dilakukan untuk memotret keadaan dan melihat potensi. ”Kami berjanji akan sharing hasil survei dengan parpol lain agar pertempuran tidak terlalu sengit. Jika hasilnya calon yang diusung PDIP unggul, kami akan minta dukungan. Kalau calon parpol lain yang unggul, kita akan mendukung,” paparnya.

DPD PDIP Jateng sendiri akan melakukan tes wawancara kepada semua bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di 21 daerah yang mendaftar di partai tersebut, pada 8 sampai 10 Mei mendatang. Tes wawancara akan dilakukan dilakukan di Panti Marhaenis, kantor DPD PDIP Jateng.

”Kami mempersiapkan sebanyak 42 orang yang bertugas melakukan wawancara. Materi wawancara kepada para bakal calon di antaranya adalah hasil dari FGD yang dilakukan pekan kemarin,” katanya.

Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bona Ventura Sulistiana menambahkan bakal calon yang akan dites wawancara, jumlahnya lebih dari 160 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 158 orang adalah bakal calon yang mendaftarkan diri di DPC PDIP di 21 daerah yang akan melaksanakan pilkada Desember mendatang. Pendaftaran di tingkat DPC sudah berakhir beberapa hari lalu. Sedangkan sisanya adalah balon yang mendaftarkan diri di DPD PDIP Jateng.

”PDIP Jateng juga membuka pendaftaran bakal calon mulai Jumat (1/5) kemarin sampai Senin (4/5) besok. Hari ini (kemarin) ada tiga orang yang mendaftar, di antaranya Wakil Bupati Boyolali,” katanya didampingi Wakil Sekretaris Ahmad Ridwan. (ric/ce1)