700 Petugas Amankan Demo

86
CEK PASUKAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni mencoba kesiapan personel pengendali massa (dalmas) saat apel siaga May Day di Mapolres Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK PASUKAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni mencoba kesiapan personel pengendali massa (dalmas) saat apel siaga May Day di Mapolres Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CEK PASUKAN: Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni mencoba kesiapan personel pengendali massa (dalmas) saat apel siaga May Day di Mapolres Demak, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Jajaran Polres Demak mulai kemarin bersiaga penuh untuk menghadapi aksi unjukrasa buruh terkait May Day atau hari buruh sedunia yang sedianya digelar hari ini, Jumat (1/5). Setidaknya, 700 personel gabungan dari Polres, TNI Kodim 0716, Satpol PP dan petugas Dishubkominfo Pemkab Demak diterjunkan langsung untuk mengawal sekaligus mengamankan aksi buruh tersebut. Aparat telah siap menghadapi antara 1.500 hingga 2 ribu buruh yang sedang menyampaikan aspirasinya.

Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo menegaskan, untuk mengamankan aksi buruh ini, aparat kepolisian tidak diperbolehkan menggunakan senjata api dengan peluru tajam. Yang boleh adalah memakai gas air mata dan peluru karet. Meski demikian, yang boleh menggunakan petugas yang telah disiapkan.

“Kami pastikan tidak ada yang menggunakan senpi. Karena itu, senpi harus dititipkan ditempat yang aman. Personel yang ada juga tidak boleh bergerak sendiri-sendiri atau mocar macir. Karena itu, pasukan harus dalam satu pengendalian dan satu kesatuan komando,”kata Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Yani Permana dan Kasubag Humas AKP Zamroni di sela inspeksi pasukan gabungan dalam apel bersama dalam rangka menghadapi May Day di lapangan Mapolres Demak, kemarin.

Kapolres menegaskan, seluruh kekuatan, termasuk intelijen dari setiap polsek untuk difungsikan. Ini diperlukan supaya bisa mengetahui secara pasti sekaligus menangkap aksi provokator atau penyusup yang rawan masuk dalam jaringan buruh yang berunjukrasa.

“Dalam mengamankan aksi ini, kita harus profesional tapi tegas. Jadi, tidak perlu melontarkan kata-kata yang kontraproduktif. Dalam bertindak harus selalu koordinasi bersama. Kita juga berharap, teman-teman buruh bisa menyampaikan aspirasinya dengan damai dan tidak anarkis,”ingat Kapolres.

Menurutnya, personel gabungan akan mengawasi semua pergerakan buruh dalam merayakan May Day tersebut. Untuk itu, aparat akan mengawal semua aktivitas buruh tersebut. Kasubag Humas AKP Zamroni menambahkan, di wilayah Demak tercatat ada sekitar 493.169 karyawan atau buruh perusahaan. Mereka bekerja sebagai buruh di 54 perusahaan atau pabrik yang tersebar dibeberapa kecamatan. Antara lain, Kecamatan Sayung, Mranggen, Karangawen dan Karangtengah. “Seluruh personel telah siap untuk mengamankan May Day ini,”jelas AKP Zamroni. (hib/aro)