Kalimaya Banyak Diburu Kaum Hawa

122
DIGANDRUNGI : Beberapa jenis akik seperti Pancawarna,Klawing dan Kalimaya banyak digandrungi masyarakat. (FOTO : ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIGANDRUNGI : Beberapa jenis akik seperti Pancawarna,Klawing dan Kalimaya banyak digandrungi masyarakat. (FOTO : ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIGANDRUNGI : Beberapa jenis akik seperti Pancawarna,Klawing dan Kalimaya banyak digandrungi masyarakat. (FOTO : ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Pamor batu akik di Kota Semarang ternyata kian menanjak, hal ini bisa dilihat dengan banyaknya pameran yang diselenggarakan di Kota Semarang, yang selalu ramai pengunjung. Sama halnya dengan pameran Semarang Gemstone and Antique festival, yang diselenggarakan di Plasa Simpanglima, Semarang, Rabu (29/4) sampai Minggu (3/5).

Penyelenggara acara pameran, Tantie Yulianingsih, mengatakan jika acara pemeran Semarang Gemstone and Antique Festival animo peserta pameran yang datang dari berbagai daerah, diantaranya Pacitan, Aceh, Medan, Yogyakarta , Banten dan beberapa kota besar lain. ” Animo pedagang akik sangatlah besar, apalagi dari luar daerah yang punya keunikan sendiri seperti Klawing, Pancawarna, Kalimaya yang banyak dicari pencinta akik,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Dalam pameran tersebut, selain akik juga dipamerkan barang-barang antik, lelang batu akik dan sertifikasi batu akik. Tujuan pameran ini sendiri, selain memasyarakatkan batu akik juga untuk nguri-uri budaya Jawa yang kian hari kian luntur. ” Target pengunjung 1.000 orang perhari, kami yakni tercapai karena animo masyarakat sangatlah besar, ditunjang dengan saya beli masyarakat yang semakin meningkat,” tukasnya.

Pameran yang berlangsung selama empat hari ini dari sisi harga sangtlah bervariasi, dari harga Rp 20 ribu – Rp ratusan juta dengan produk unggulan seperti Bacan, Batu gambar, Pancawarna,dan Garut Klawing.

Lutfi arif, peserta pameran dari Banten mengatakan jika batu dari luar Jawa Tengah sangat disukai lantaran memiliki ciri khas yang berbeda diantarannya Batu Raja dari Palembang, Bacan, hingga Klawing. ” Karakteristiknya beda, warna-warnanya lebih terang dengan harga mulai Rp 1 jutaan untuk ukuran kecil,” tandasnya.

Selain pria, batu jenis Kalimaya pun banyak diburu kaum hawa lantaran warnanya yang bervariasi. Batu lain dari yang banyak diburu kaum hawa adalah siluman junjung derajat dari Sukabumi dan Palembang. ” Banyak juga wanita pencinta akik, harga yang dijual pun bervariasi sesuai dengan ukuran, serat, dan jenis batunya,” tambahnya. (den/zal)