Harini Butuh Perawatan Ekstra

146
AMBRUK: Harini Krisniati saat dilarikan ke RS Telogorejo, Selasa (28/4) lalu. (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMBRUK: Harini Krisniati saat dilarikan ke RS Telogorejo, Selasa (28/4) lalu. (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AMBRUK: Harini Krisniati saat dilarikan ke RS Telogorejo, Selasa (28/4) lalu. (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)

“Kondisi klien kami (Harini) masih membutuhkan perawatan medis Mas. Saat ini masih lemah dan butuh perawatan ekstra.”
Iput Prasetyo Wibowo
Kuasa Hukum Harini Krisniati

KALIBANTENG – Tersangka kasus dugaan korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) 2007, Harini Krisnati, hingga kemarin, masih dirawat intensif di RS Telogorejo Semarang. Mantan Sekda Kota Semarang tersebut pingsan saat hendak ditahan tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang, Selasa (28/4) lalu. Ia mengalami shock dan stroke ringan setelah dikabari akan ditahan.

”Kondisi klien kami (Harini) masih membutuhkan perawatan medis Mas. Saat ini masih lemah dan butuh perawatan ekstra,” kata kuasa hukum tersangka, Iput Prasetyo Wibowo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Prasetyo mengatakan, kliennya (Harini) masih dirawat di RS Telogorejo, namun ia enggan menyebutkan ruang perawatannya. Ia mengaku tidak mengetahui kliennya opname sampai kapan. ”Waktu perawatannya sampai kapan, kami tidak paham. Yang lebih tahu dokter,” kilahnya.

Ketika ditanya mengenai upaya penangguhan penahanan terhadap Harini, Prasetyo menyatakan pihaknya tetap akan melakukan. Sedangkan terkait adanya surat penahanan yang dianggap tidak sah, karena tidak ditandatangani Kajari Semarang, Prasetyo juga menyatakan sementara pihaknya masih fokus untuk mengajukan upaya pembantaran.

”Upaya penangguhan pasti akan kami lakukan dan memohon ke kejari, tapi sementara fokus kesehatan ibu dulu (Harini),” ujarnya.

Humas RS Telogorejo, Prabaniardi Paramita, membenarkan pasien bernama Harini Krisniati dirawat di rumah sakitnya.

”Bener Mas pasien tersebut (Harini) dirawat di RS Telogorejo, kemarin masuk sekitar pukul 18.00, nanti kalau kondisinya sudah membaik akan diperbolehkan keluar,” kata wanita yang akrab disapa Mita ini.

Mita sendiri enggan memberitahu ruangan tempat perawatan Harini. Ia juga enggan memberitahu nama dokter yang merawat.

”Kalau itu belum bisa diberitahu Mas, kan ada hal-hal tertentu yang tidak bisa diberitahukan kepada publik,” ujar Mita sambil tertawa.

Ketika Jawa Pos Radar Semarang menanyakan apakah ada perlakuan khusus terhadap Harini, Mita menyatakan semua pasien memiliki pelayanan dan perlakuan khusus.
”Setiap pasien mempunyai perlakuan dan pelayanan khusus sesuai penyakit masing-masing,” kilahnya.

Mita juga mengaku, Harini yang sedang dirawat didampingi dari pihak kejaksaan dan keluarganya.
”Iya Mas keluarganya juga ada, dari kejaksaan juga ada, sama seperti Bu Rina (mantan Bupati Karanganyar Rina Iriani, Red) dulu tho, dikawal kejaksaan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, proses penahanan tersangka kasus dugaan korupsi program Semarang Pesona Asia (SPA) 2007, Harini Krisniati, bak drama di televisi. Ia jatuh pingsan saat penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang akan membawanya ke Lapas Wanita Bulu, Selasa (28/4). Alhasil, mantan Sekda Kota Semarang itu pun urung ditahan. Ia dibantarkan dan langsung dilarikan ke RS Telogorejo Semarang untuk mendapatkan perawatan medis.

Kajari Semarang, Asep Nana Mulyana melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus), Sutrisno Margi Utomo menyatakan, pihaknya telah menahan tersangka Harini untuk 20 hari ke depan. ”Kami telah menahan tersangka selama 20 hari ke depan. Tujuannya ya untuk proses penyidikan supaya cepat selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Namun ketika hendak dibawa ke Lapas Wanita Bulu, tersangka mendadak sakit sehingga penahanan urung dilakukan. Oleh penyidik, akhirnya tersangka dibawa ke RS Telogorejo, Semarang dengan mobil ambulans yang dikawal mobil penyidik. Kejadian itu sempat menyita perhatian pegawai kejari dan para wartawan. Bahkan sejumlah kasi tampak di halaman kantor kejari, di antaranya Kasi Intelijen Dodik Hermawan. (bj/aro/ce1)