SAMA TAPI BEDA: Komisioner KPU Jateng Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Wahyu Setiawan menunjukkan bukti SK Partai Hanura dan foto KTP atas nama Nurul Mubin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAMA TAPI BEDA: Komisioner KPU Jateng Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Wahyu Setiawan menunjukkan bukti SK Partai Hanura dan foto KTP atas nama Nurul Mubin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SAMA TAPI BEDA: Komisioner KPU Jateng Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Wahyu Setiawan menunjukkan bukti SK Partai Hanura dan foto KTP atas nama Nurul Mubin. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah membantah jika salah satu anggota KPU Kabupaten Wonosobo Nurul Mubin merupakan pengurus partai Hanura Wonosobo. ”Kami sudah panggil yang bersangkutan ke sini. Setelah diklarifikasi ternyata tidak benar,” kata Komisioner KPU Jateng Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Wahyu Setiawan, Rabu (29/4).

Wahyu menambahkan, di KPU Wonosobo tidak ada yang bernama M. Nurul Mubin, MSi sebagaimana diungkapkan Bawaslu. Tetapi yang benar adalah Nurul Mubin, MSi. Menurutnya, keduanya adalah orang yang berbeda Nurul Mubin selaku anggota KPU Wonosobo menyatakan tidak pernah berkomunikasi dengan pengurus Partai Hanura periode 2010-2015. ”Kami juga sudah sesuaikan dengan KTP yang bersangkutan bahwa tidak ada tambahan M di namanya,” imbuhnya.

Wahyu menilai Bawaslu terlalu gegabah mengatakan jika ada anggota KPU Wonosobo sebagai anggota partai. Penyebutan nama maupun institusi harus dilakukan klarifikasi terlebih dahulu, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. ”Kami menyayangkan tindakan Bawaslu Jateng yang mengumumkan tudingan di media padahal belum dilakukan validasi,” tambahnya.

Meski begitu, pihaknya mempersilakan jika masih ada pihak yang melaporkan pada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Sikap KPU jelas dan tegas. Jika ada anggotanya yang terbukti menjadi pengurus parpol maka yang bersangkutan tidak lagi memenuhi syarat menjadi anggota KPU. ”Sudah banyak bukti yang terjadi seperti di Demak, Kudus, dan Magelang. Sebelum melakukan hal tersebut, kami terlebih dahulu mempelajari dokumen-dokumen yang terkait. Sehingga dasarnya resmi dan jelas,” tambahnya.

Sebelumnya, Koordinator Pengawasan dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo mengaku mendapatkan laporan jika salah satu anggota KPU Wonosobo Nurul Mubin terindikasi sebagai kader Partai Hanura. Hal tersebut mengacu pada Surat Keputusan DPD Hanura tentang Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Kabupaten Wonosobo Masa Bakti 2010-2015. Dalam sususan tersebut, tertulis nama M Nurul Mubin, MSi yang menjabat sebagai Wakil Ketua 11 Bidang Pemuda. (fai/fth/ce1)