OPTIMISTIS: Tim penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dari Koalisi Partai Gerindra-PAN saat mengumumkan jadwal pendaftaran kemarin. (M. Rizal Kurniawan/Jawa Pos Radar Semarang)
OPTIMISTIS: Tim penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dari Koalisi Partai Gerindra-PAN saat mengumumkan jadwal pendaftaran kemarin. (M. Rizal Kurniawan/Jawa Pos Radar Semarang)
OPTIMISTIS: Tim penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota dari Koalisi Partai Gerindra-PAN saat mengumumkan jadwal pendaftaran kemarin. (M. Rizal Kurniawan/Jawa Pos Radar Semarang)

MUGASSARI – Koalisi Partai Gerindra-PAN mulai bergerak menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2015. Partai berlambang kepala burung garuda dan matahari itu akan membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali kota mulai 1 Mei mendatang.

Ketua Tim Koalisi Gerindra-PAN, Hermawan Sulis, mengatakan, susunan kepengurusan penjaringan calon telah terbentuk. Pendaftaran dibuka selama satu minggu, mulai 1-7 Mei. ”Sedangkan pengembalian berkas pendaftaran paling lambat tanggal 10 Mei,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (28/4).

Dijelaskan, bakal calon dapat mendaftarkan diri di kantor sekretariat koalisi, Jalan Cinde Raya IA Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari. Dari proses pendaftaran ini akan dijaring beberapa tokoh yang berniat maju sebagai calon di Pilwalkot Semarang. Mereka nantinya diharuskan mengikuti prosedur dan mekanisme yang dipersyaratkan oleh koalisi.

”Usai pendaftaran, tim penjaringan akan melakukan verifikasi teknis terhadap bakal calon. Hal ini terkait dengan syarat-syarat administrasi yang harus mereka penuhi. Selanjutnya kami akan menggelar technical meeting kepada seluruh pendaftar yang sudah mengembalikan formulir,” jelasnya.

Koordinator Bidang Penjaringan Koalisi Gerindra-PAN, Herlambang, menegaskan, seluruh bakal calon yang sudah diverifikasi akan dikerucutkan dengan mengikuti fit and proper test. Setelah itu dilanjutkan public hearing melibatkan sejumlah tokoh bidang ekonomi, budaya, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Lewat fit and proper test ini, lanjut Herlambang, akan diketahui sejauh mana penerimaan publik terhadap para bakal calon. Bahkan jika perlu, dapat pula dilakukan survei yang melibatkan lembaga survei kredibel.

”Penetapan bakal calon yang diusung Gerindra-PAN ini akan menjadi rekomendasi bagi DPP masing-masing partai untuk menentukan calon yang akan diusung dalam Pilwalkot 2015,” tandas Herlambang sembari menambahkan, sampai saat ini sudah ada 15 figur yang berniat mendaftar melalui koalisinya. Di antaranya, ada nama Jamal Mirdad dan Soemarmo HS.

Salah satu nama yang selama ini santer dibicarakan bakal maju dengan kendaraan Partai Gerindra-PAN, Soemarmo HS, mengatakan, pihaknya memang selama ini telah menjalin komunikasi dengan Gerindra-PAN, dan sejumlah partai lain seperti PKS-Golkar-Demokrat. ”Ya kalau memang membuka pendaftaran (Gerindra-PAN) saya akan mendaftar, termasuk koalisi PKS-Golkar-Demokrat. Sepanjang aturan itu (pendaftaran calon) tidak menyalahi, kenapa tidak (mendaftar ke dua koalisi),” terangnya.

Namun pihaknya berharap dua partai koalisi tersebut bersatu membentuk rumah besar untuk pembangunan Kota Semarang. Menurutnya, kekuatan politik tidak bisa ditopang dengan satu atau dua kekuatan saja. Tapi perlu ditopang kekuatan yang lain.
”Pemerintah yang kuat itu perlu didukung legislatif yang kuat. Kalau kita menutup diri dengan legislatif yang lain itu tidak baik. Karena anggota dewan adalah representasi dari masyarakat. Padahal saya membutuhkan dukungan untuk membangun itu dari seluruh masyarakat,” katanya.

”Kalau saya pribadi, koalisi itu bisa bergabung, bukan hanya itu (Gerindra-PAN dan PKS-Golkar-Demokrat), partai yang belum mempunyai kekuatan untuk mengangkat calon, saya berharap bisa bergabung, seperti PKB, PPP, dan Nasdem,” tandasnya. (zal/aro/ce1)