Hadiah Diberikan ke Pemenang Asli

118
MERIAH : Perayaan penutupan HUT Kota Pekalongan ke-109 dimeriahkan dengan gelaran Batik Run and Color Fest yang diikuti ribuan kawula muda Pekalongan. (LUTFI HANAFI/JAWAPOS RADAR SEMARANG)
MERIAH : Perayaan penutupan HUT Kota Pekalongan ke-109 dimeriahkan dengan gelaran Batik Run and Color Fest yang diikuti ribuan kawula muda Pekalongan. (LUTFI HANAFI/JAWAPOS RADAR SEMARANG)
MERIAH : Perayaan penutupan HUT Kota Pekalongan ke-109 dimeriahkan dengan gelaran Batik Run and Color Fest yang diikuti ribuan kawula muda Pekalongan. (LUTFI HANAFI/JAWAPOS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN–Pemkot melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengakui ada kesalahan pemberian hadiah pemenang even Batik Run & Colour Festival pada Minggu, (26/4) kemarin. Namun sudah dibereskan oleh panitia penyelenggara dan hadiah sudah diberikan kepada pemenang aslinya.

“Kemarin kami akui memang ada kesalahan pemberian hadiah. Namun sudah diselesaikan dengan baik-baik secara kekeluargaan,” kata Sri Budi S, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pekalongan, Senin (27/4) kemarin.

Kendati begitu, katanya, Pemkot, event organizer (EO) dan sponsor sepakat memberi apresiasi kepada pemenang palsu bernama Gusti Aga Galih Warnanida yang mengakui kesalahannya. “Sebagai bentuk apresiasi, kami memberikan uang dan HP adroid sebagai ganti rugi dan penghargaan atas kejujurannya,” jelasnya.

Menurut Budi, panggilan akrabnya, seharusnya pemenang asli (Amalia Sari Ramadhani) bersyukur. Karena dengan majunya Aga, dirinya masih berhak mendapatkan hadiah utama. “Jika kemarin Aga tidak maju, otomatis undian akan diulang. Namun karena ada pemenang, walaupun salah mengasihkan, tetap dimenangkan,” ucapnya.

Terkait acara kemarin, Budi mengaku bersyukur lantaran jumlah peserta membeludak dan bisa menjadi ajang apresiasi bagi anak muda di Pekalongan. “Kami sangat senang, antusiasme anak muda di Pekalonga terhadap acara ini sangat besar. Kami sediakan 3.000 tiket ludes terjual, seminggu sebelum acara berlangsung. Bahkan pendaftaran dihentikan karena sudah tidak bisa mengatasi pemintaan yang tinggi,” jelas Budi.

Sementara itu, Pimpinan AAJ Production, Samsul Arif Manggala, penanggung jawab event menegaskan bahwa pihaknya sudah menyelesaikan pemberian hadiah dengan tepat. “Hari ini (Senin 27/4), pemenang hadiah utama, sudah kami bawa ke dealer untuk mengambil motornya. Jadi masalah sudah beres,” terangnya.

Acara jalan sehat itu sendiri dibuka secara langsung oleh Wali Kota Pekalongan, Basyir Ahmad sejak pukul 06.30. Start dari Bundaran Lapangan Jetayu, menuju Jalan Cendrawasih, Tentara Pelajar, Patriot, Perintis Kemerdekaan, Bahagia, Jalan Diponegoro serta finish di titik pemberangkatan Lapangan Jetayu.

Di sela-sela peserta jalan, peserta disiram air dan disemprot taburan bubuk warna –warni. Sehingga selama peserta lari, tubuh mereka sudah berwarna-warni oleh tepung. Selanjutnya dilakukan pembagian doorprize dan banyak hadiah. (han/ida)