Ajak Lestarikan Bahasa Jawa

115
PIDATO: Salah seorang peserta berpidato bahasa jawa dengan materi Hardinas dan Gerakan Kendal Cerdas di SD Patukangan 2 Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
PIDATO: Salah seorang peserta berpidato bahasa jawa dengan materi Hardinas dan Gerakan Kendal Cerdas di SD Patukangan 2 Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)
PIDATO: Salah seorang peserta berpidato bahasa jawa dengan materi Hardinas dan Gerakan Kendal Cerdas di SD Patukangan 2 Kendal, kemarin. (BUDI SETYAWAN/RADAR SEMARANG)

KENDAL – Dinas Pendidikan (Disdik) Kendal terus melakukan berupaya untuk terus nguri-nguri budaya jawa. Salah satunya dengan mengelar lomba pidato bahasa jawa bagi siswa SD, SMP dan SMA sederajat serta guru SD dan SMP. Kegiatan ini merupakan apreasiasi dari peraturan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo yang mewajibkan penggunaan bahasa jawa setiap hari kamis.

Kepala Disdik Kendal, Muryono mengatakan, lomba merupakan salah satu cara memotivasi sekolah, guru dan siswa untuk pandai berbahasa jawa. Sehingga bahasa jawa sebagai bagian dari budaya bisa bisa terlestarikan. “Kalau bisa tidak hanya hari Kamis saja, tapi bisa setiap hari sehingga sejak SD anak sudah terbiasa dengan unggah-ungguh bahasa jawa,” katanya, Senin (27/4).

Sejauh ini diseluruh sekolah sudah dimulai diwajibkan pemakaian bahasa jawa setiap hari Kamis. Meski begitu, ia berharap, tidak hanya sekolah saja yang wajib memakai bahasa jawa tapi seluruh PNS di Kendal juga diwajibkan. “Jadi semua PNS bisa melayani masyarakat menggunakan bahasa jawa. Kegiatan ini positif, namun agar bisa efektif dilapangan kami berharap agar dibuatkan Perbup tentang kewajiban memakai bahasa jawa,” imbuhnya.

Tujuan lomba agar para siswa dan guru bisa lancar dalam menerapkan menggunakan bahasa jawa. Lomba sendiri dipusatkan di SDN 2 Patukangan Kecamatan Kendal Kota. Ketua panitia Kegiatan yang juga Ketua UPTD Kecamatan Kangkung Lilik Mulyani SPd mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Jumlah peserta lomba SD (20 siswa) perwakilan masing-masing kecamatan. Selain itu SMP (39 siswa) dan SMA (35 siswa) serta guru (20 peserta).

Tema pidato yaitu ‘Dengan Peringatan Hardiknas 2015 kita Wujudkan Wajib Belajar 14 Tahun dan Jam Belajar Masyarakat Menuju Kendal Cerdas’. Tema tersebut sesuai dengan cita-cita Bupati Kendal yang menargetkan Kendal minimal lulusan Diploma Dua (D-2).

Salah satu peserta dari perwakilan guru Kecamatan kangkung Muchdol dari SD 1 Kalirejo Kangkung mengaku mengaku telah menyiapkan materi satu minggu sebelum lomba. “Sudah terbiasa memakai bahasa jawa, karena saya sering menjadi pranoto coro pada hajatan manten di kampung saya,” tuturnya.

Ia menambahkan, lomba seperti ini sangat menarik karena dapat memotivasi siswa dan masyarakat untuk belajar bahasa jawa. “Kalau bukan kita sebagai orang jawa, siapa lagi ag akan melestarikan bahasa jawa,” tambahnya. (bud/fth