Salah Konstruksi, Talud Setinggi 5 Meter Longsor

95
BAHAYA: Petugas bersama warga beramai-ramai membersihkan tumpukan longsoran. (Munir Abdillah/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAHAYA: Petugas bersama warga beramai-ramai membersihkan tumpukan longsoran. (Munir Abdillah/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BAHAYA: Petugas bersama warga beramai-ramai membersihkan tumpukan longsoran. (Munir Abdillah/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Talud setinggi 5 meter di Jalan Siti Projo, No. 3, RT 3 RW 5 Kutowinangun, Tingkir, longsor. Bencana ini terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur Salatiga kemarin. Beruntung tidak ada korban dalam insiden tersebut. Meski begitu dua rumah yang berada di dekat lokasi mengalami rusak ringan.

Longsornya talut ini membuat warga menilai ada kesalahan dalam pembangunan talud tersebut. Sebab, jika dilihat kontruksi bangunan tidak sesuai dengan standar. Talud dibangun tanpa menggunakan pondasi. Sehingga ketika hujan datang, otomatis tidak kuat menahan gerusan air.
Pemilik rumah di samping runtuhan talud, Erven, 41, mengatakan kejadian terjadi pukul 14.30. Ambrolnya talud terjadi secara bertahap, akibat tergerus air. “Saya sempat melihat arus air yang jatuh ke pemukiman warga. Talud atas sudah mulai retak. Kemudian saya tidur. Tiba-tiba saya dikagetkan oleh suara gemuruh dan saat dilihat talud sudah ambrol,” katanya, kemarin.

Lurah Kutowinangun, Rayadi mengatakan, bangunan talud ambrol karena salah konstruksi. Sebab, dalam pembangunan talud hanya menempel ke tanah dan tidak ada pondasi. “Meski ini musibah, tapi kami nanti akan berkoordinasi dengan pemilik tanah. Agar kejadian ini tidak terulang lagi,” katanya.

Kanit Binmas Polsek Tingkir, AKP Suwarsi mengatakan, untuk penanganan pertama pihaknya bersama masyarakat bergotong royong memindahkan longsoran sepanjang 10 meter yang memenuhi jalan kampung. Hal ini diharapkan dapat membuat aktivitas masyarakat sementara kembali berjalan seperti semula. “Petugas mulai bekerja bakti mulai pukul tujuh sampai selesai. Hal ini sebagai upaya Polisi memasyarakat dalam program polisi peduli. Juga, petugas siap membantu masyarakat dalam penanganan bencana,” katanya. (abd/fth)