PAN Terapkan Tiga Standar

127
Wahyu Kristianto - Ketua DPW PAN Jateng. (FOTO: AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Wahyu Kristianto - Ketua DPW PAN Jateng. (FOTO: AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Wahyu Kristianto – Ketua DPW PAN Jateng. (FOTO: AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada Desember 2015 mendatang, menjadi ajang bagi sejumlah partai politik (parpol) untuk berlomba-lomba mengusung calon kepala daerah yang kompeten dan mumpuni. Salah satunya adalah Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Tengah yang saat ini masih terus melakukan riset untuk pemenangan pilkada.

”Sampai hari ini masih dalam proses (riset) dan belum final. Selain itu, kami juga telah membentuk tim pilkada untuk pemenangan,” ungkap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jateng Wahyu Kristianto ditemui di ruang Fraksi PAN DPRD Jateng, Kamis (23/4).

Wahyu menjelaskan, riset dilakukan untuk mengetahui sejauh mana upaya untuk memenuhi tiga standar yang ditetapkan. Di antaranya adalah kecukupan jumlah suara, popularitas figur calon yang diusung, dan bagaimana calon tersebut mampu memimpin dan melakukan tugasnya dengan baik sebagai Kepala Daerah maupun Wakil Kepala Daerah. ”Riset ini sangat penting sebagai alat bantu untuk pemenangan. Melalui riset dapat mempertajam penglihatan dan pendengaran kita sehingga menjadi lebih objektif,” terangnya.

Untuk melakukan riset ini, Wahyu mengaku telah menggandeng Akademi Ilmu Statistik (AIS) Muhammadiyah. Selain memiliki kedekatan secara emosianal, mereka diketahui juga memiliki kompetensi terkait hal tersebut. ”Dalam tiga empat hari lagi direncanakan selesai,” imbuhnya mengaku menargetkan menang di Kendal, Kebumen, dan Kota Pekalongan.

Disinggung kemungkinan melakukan koalisi dengan partai lain, Wahyu tidak membantahnya. Menurut dia, saat ini pihaknya telah membangun komunikasi dengan sejumlah partai. Di antaranya Golkar, Gerindra, PKS, dan juga PKB. ”Saat ini sudah tidak relevan lagi membicarakan KMP (Koalisi Merah Putih) maupun KIH (Koalisi Indonesia Hebat). Tujuannya untuk kebaikan kabupaten/kota di Jawa Tengah,” tandasnya. (fai/zal/ce1)