PEDULI: Para karyawan dan karyawati Hotel Quest memperingati Hari Bumi dengan aksi penanaman pohon di pekarangan hotel, Jalan Plampitan, kemarin. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
PEDULI: Para karyawan dan karyawati Hotel Quest memperingati Hari Bumi dengan aksi penanaman pohon di pekarangan hotel, Jalan Plampitan, kemarin. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
PEDULI: Para karyawan dan karyawati Hotel Quest memperingati Hari Bumi dengan aksi penanaman pohon di pekarangan hotel, Jalan Plampitan, kemarin. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Hari Bumi agaknya menjadi triger bagi para pelaku industri perhotelan untuk memberikan perhatian lebih kepada lingkungan. Selama ini, mereka hanya fokus menggarap pelayanan dan fasilitas hingga lupa menggarap penghijauan. Buktinya, hotel bintang tiga ke bawah justru menggunakan pekarangan yang minim untuk dijadikan lahan parkir.

Hal itu dikatakan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Semarang Dedi Sumardi saat ditemui Radar Semarang, kemarin. Menurutnya, menjamurnya perhotelan yang kadang memakan lahan hijau harus diimbangi dengan penghijauan. “Tidak harus mengusung konsep go green. Yang penting ada semacam kebun mini di areal hotel tersebut,” ungkapnya.

Dedy mengakui, perhotelan sekarang, apalagi yang berada di tengah kota, nyaris tidak punya teras. Lahan sisa dimanfaatkan untuk menunjang fasilitas seperti parking lot, misalnya. Bagi yang mengalami keterbatasan lahan seperti ini, Dedy mengarahkan untuk memanfaatkan rooftop. “Kalau teras atau pekarangan sudah sangat minim, kebun mini bisa ditaruh di rooftop. Tidak perlu menanam pohon perdu atau yang besar-besar. Tanaman-tanaman kecil tidak masalah. Malah membuat suasana makin asri,” paparnya.

Jika di perkotaan bisa rimbun dengan tanaman, lanjut Dedy, praktis ketersediaan oksigen akan meningkat. Hal ini dirasa perlu mengingat polusi udara sudah dalam tahap yang gawat. “Karena itu, pihak hotel juga harus mendukung program Hari Bumi yang manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat,” ucap pria yang juga General Manager di Hotel Quest ini.

Sementara itu, di Hotel Quest sendiri, Hari Bumi diperingati dengan penanaman pohon di pekarangan hotel, Jalan Plampitan. Seluruh jajaran direksi menyumbang paling tidak satu pohon untuk ditanam di areal penginapan.

Ditambahkan Public Relations Amanda Rosalina, para tamu juga diajak berpartisipasi dalam merawat lingkungan. Salah satunya dengan deklarasi lewat tanda tangan dan pembubuhan cap jari dengan tinta warna hijau di selembar kertas bergambar pohon. “Semoga dengan cara ini, mereka bisa lebih menyayangi lingkungan yang notabene satu-satunua warisan yang bisa dinikmati anak cucu kita,” pungkasnya. (amh/smu)