Diduga, Tiga Warga Akan Bergabung ISIS

111

BAWEN-Tiga orang warga di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, diduga kuat akan bergabung dengan ISIS. Ketiganya yang terdiri atas bapak ibu dan anak tersebut, diperkirakan akan berangkat melalui program umroh. Karena itu, Pemkab Semarang saat ini terus melakukan pengawasan.

Bupati Semarang, Mundjirin membenarkan ada tiga warganya yang terindikasi akan berangkat umroh untuk bergabung dengan ISIS. Pemkab Semarang mencurigainya karena pasangan suami istri (Pasutri) dan seorang anak tersebut akan berangkat umroh gratis yang dibiayai oleh sebuah biro perjalanan umroh yang tidak jelas nama dan alamatnya.

“Ada tiga orang yakni bapak ibu dan anak yang diduga akan berangkat ikut ISIS melalui umroh. Karena masih indikasi, jadi nama dan alamatnya masih kami rahasiakan. Sekarang mereka sedang kami pantau. Kami juga akan mengecek melalui biro mana mereka akan berangkat, ” tutur bupati, Selasa (21/4) kemarin.

Menurut bupati, pihaknya sudah melaporkan pada gubernur tentang indikasi warganya yang akan berangkat bergabung dengan ISIS. Bupati berharap ketiganya batal berangkat. Apalagi di Kabupaten Semarang sudah dideklarasikan menolak ajaran ISIS. “Mudah-mudahan tidak jadi berangkat. Kalau mereka tidak punya paspor, tentunya tidak bisa berangkat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Semarang, AKBP Latif Usman mengatakan bahwa pihaknya sudah memerintahkan Intelkam untuk mengecek dan mendalami adanya informasi tiga warga Sumowono yang akan bergabung dengan ISIS. “Sekecil apapun informasi, akan kami selidiki. Kami masih akan mendalami informasi tersebut,” tuturnya. (tyo/ida)