ASAH KREATIVITAS: Sejumlah siswa TK dan SD saat mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang digelar di halaman kantor Bapermades Jateng, Minggu (19/4). (Bapermades Jateng for Jawa Pos Radar Semarang)
ASAH KREATIVITAS: Sejumlah siswa TK dan SD saat mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang digelar di halaman kantor Bapermades Jateng, Minggu (19/4). (Bapermades Jateng for Jawa Pos Radar Semarang)
ASAH KREATIVITAS: Sejumlah siswa TK dan SD saat mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang digelar di halaman kantor Bapermades Jateng, Minggu (19/4). (Bapermades Jateng for Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Sekitar 50 siswa TK dan SD mengikuti lomba menggambar dan mewarnai yang digelar di halaman kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Jateng, Jalan Menteri Supeno 17 Semarang, Minggu (19/4). Lomba yang digelar bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Semarang tersebut bertujuan untuk mengajarkan nilai-nilai gotong royong sejak dini.

Lomba menggambar dan mewarnai yang digelar merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-43. Kepala Bapermades Jateng Tavip Supriyanto berharap dari lomba ini anak-anak dan generasi penerus bangsa tidak lupa dengan sejarah bangsa ini. Juga tidak lupa dengan gotong royong yang menjadi salah satu hal penting dan tonggak sejarah negara ini dapat berdiri.

”Karena itu, setelah pelaksanaan lomba ini, kami harapkan bapak, ibu guru dan orang tua murid dapat menyampaikan arti penting gotong royong, dan dapat mengajarkan nilai-nilai tentang gotong royong ini di lingkungan masing-masing. Sehingga dapat menggugah semangat adik-adik generasi penerus bangsa ini untuk senantiasa bahu-membahu dan bergotong royong,” ungkapnya.

Dia menambahkan sesuai misi Gubernur Jateng, pihaknya diminta untuk memperkokoh gotong royong, guyub-rukun serta tepa selira sebagai jati diri Jateng. Gotong royong perlu dimulai dari lingkup yang paling terkecil yaitu keluarga. ”Dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam keluarga secara gotong royong maka beban keluarga akan menjadi ringan, semua kegiatan dapat dilaksanakan oleh anggota keluarga sehingga akan terjalin suatu komunikasi yang efektif antaranggota keluarga dan saling koordinasi yang sinergi dalam pelaksanaan kegiatan,” katanya.

Hal ini lanjutnya, dapat menghasilkan suatu keharmonisan keluarga yang didambakan oleh setiap anggota masyarakat. Juga menjadi kekuatan yang besar untuk melangkah ke jenjang yang lebih luas yaitu lingkup masyarakat. (ric/ce1)