Dewan Gandeng 8 Perguruan Tinggi

121

SEKAYU – Permasalahan kompleks yang tengah dihadapi Kota Semarang mendorong DPRD Kota Semarang untuk segera melakukan perbaikan segala aspek. Perbaikan dilakukan dengan menggandeng Perguruan Tinggi (PT) yang ada di Kota Semarang.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, mengatakan, pihaknya akan menggandeng 8 PT yang ada di Kota Semarang. Hal itu dilakukan agar meningkatkan produk yang dihasilkan oleh DPRD. ”Pengawasan pemerintah akan kita optimalkan dengan menggandeng perguruan tinggi. Karena eman-eman kalau mereka yang berdomisili di Kota Semarang tidak kita gandeng menjadi bagian dari stakeholder yang memberi masukan untuk perbaikan Kota Semarang,” kata Supriyadi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (20/4).

Tidak hanya bersifat kasuistis, lanjut dia, namun semua aspek yang kini tengah dihadapi oleh Kota Semarang akan dipecahkan bersama-sama PT. Di mana masing-masing PT yang dipilih memiliki latar belakang dan keahlian berbeda-beda. Supriyadi menyebutkan 2 dari 8 PT yang digandeng, yakni Universitas Semarang (USM) dan Unika Soegijapranata.

”Keunggulan masing-masing PT akan kita padukan untuk bersinergi agar kualitas dari poduk-produk kita ini jauh lebih baik. Target kerja sama akan dituangkan dalam bentuk MoU pada 24 April nanti melalui sidang paripurna,” ujarnya.

Rektor Unika Soegijapranata, Yohanes Budi Widjanarko, mengatakan, permasalahan bersifat krusial yang tengah dihadapi Kota Semarang sangatlah kompleks. Mulai dari pertumbuhan penduduk hingga transportasi publik. ”Tidak hanya pertumbuhan penduduk, tetapi juga tata ruang dan persoalan permukiman di kawasan yang mengalami degradasi lingkungan,” kata Yohanes.

Terkait pembangunan transportasi publik, menurut Yohanes, Kota Semarang memiliki kesempatan jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Jakarta yang hingga kini masih kesulitan dalam melanjutkan pembangunan MRT. ”Ini merupakan pengalaman yang pertama bagi kami. Karena memang sebelumnya kami belum pernah melakukan kerja sama pembangunan daerah dengan lembaga formal. Selama ini, kami lebih banyak bekerja dengan masyarakat. Kali ini kita dilibatkan oleh dewan, ini menarik,” tuturnya. (ewb/aro/ce1)