Calon Perseorangan Butuh 105.464 KTP

129
SIAPKAN PILWALKOT: Lima komisioner KPU Kota Semarang saat jumpa pers kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAPKAN PILWALKOT: Lima komisioner KPU Kota Semarang saat jumpa pers kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAPKAN PILWALKOT: Lima komisioner KPU Kota Semarang saat jumpa pers kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEKAYU – Selain pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung parpol, calon perseorangan (independen) pun bisa mendaftarkan diri dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang yang akan digelar Rabu, 9 Desember 2015 mendatang.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Henry Wahyono mengatakan, pihaknya telah menerima jumlah penduduk terakhir Kota Semarang dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang, yakni sebanyak 1.622.520 jiwa.

Bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota perseorangan syarat maju harus didukung minimal 6,5 persen atau 105.464 jiwa yang dibuktikan dengan fotokopi KTP.

”Dukungan tersebut juga harus tersebar di sembilan kecamatan atau 50 + 1 dari total 16 kecamatan di kota ini,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang saat jumpa pers di Kantor KPU Kota Semarang, Senin (20/4).

Dijelaskan, pendaftaran pasangan calon wali kota dan wakil wali kota akan dilaksanakan pada 26-28 Juli. Setelah itu dilanjutkan pemeriksaan kesehatan pada 26 Juli-1 Agustus, serta penetapan pasangan calon pada 24 Agustus.

Sedangkan untuk pengundian nomor urut pasangan calon akan dilakukan pada 25-26 Agustus, dan masa kampanye mulai 27 Agustus hingga 5 Desember. ”Hari tenang dari kegiatan kampanye pada 6-8 Desember dan pemungutan suara dilakukan 9 Desember,” tandasnya.
Henry juga mengatakan, kalau KPU juga sudah membuka pendaftaran calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilwalkot Semarang 2015. Secara resmi KPU telah memulai tahapan pilwalkot dengan seleksi calon penyelenggara pemilu tersebut.

Dikatakan, pengumuman pendaftaran calon PPK dimulai pada 19-30 April nanti. Sedangkan pendaftaran dan penyerahan persyaratan administrasi pada 20-30 April.

”Saat ini ada tiga PKPU (peraturan KPU) yang sudah kami terima. Yakni, PKPU No 2 Tahun 2015 tentang tahapan dan jadwal pilkada, PKPU No 3 Tahun 2015 tentang kerja KPU sampai KPPS, dan PKPU No 4 Tahun 2015 tentang pemutakhiran daftar pemilih,” katanya.

Untuk seleksi tertulis dan pengumuman hasil seleksi tertulis calon PPK, akan dilakukan pada 7 Mei dan 9 Mei. Sedangkan seleksi wawancara dan hasil seleksi wawancara dilakukan pada 10-13 Mei dan 15 Mei. Kemudian, pelantikan calon PPK terpilih akan dilakukan pada 18 Mei mendatang.

Jadwal pemungutan suara pilwalkot sudah dipastikan akan dilaksanakan pada Rabu, 9 Desember 2015. Berdasar PKPU No 2 Tahun 2015, kata Henry, tujuh bulan sebelum pelaksanaan pemungutan suara tersebut pihaknya harus sudah memulai tahapan penyelenggaraan pilwalkot.

”Karena itu, saat ini sudah dimulai tahapan persiapan pilwalkot dengan pengumuman pembentukan badan penyelenggaran pemilu yakni seleksi calon PPK dan PPS (panitia pemungutan suara),” terangnya.

Pengumuman pendaftaran calon PPK dan PPS sudah ditempel di kantor kecamatan dan diunggah di website KPU Kota Semarang. Untuk ketentuan pendaftaran, di antaranya berusia paling rendah 25 tahun, Selain itu, tidak pernah dipenjara dengan ancaman pidana 5 tahun atau lebih, tidak pernah diberhentikan tetap oleh KPU atau DKPP, serta belum pernah menjabat dua kali sebagai anggota PPK.

Adapun kelengkapan persyaratan meliputi surat pendaftaran sebagai calon anggota PPK, fotokopi KTP, fotokopi ijazah yang dilegalisasi, surat keterangan kesehatan dari puskesmas atau rumah sakit, daftar riwayat hidup, serta pas foto terbaru berwarna ukuran 4×6 cm sebanyak 2 lembar.

”Persyaratan tersebut dibuat dalam dua rangkap dan dimasukkan dalam stopmap warna biru. Formulir kelengkapan persyaratan administrasi dapat diperoleh di kantor KPU atau diunduh melalui website www.kpu-semarangkota.go.id,” jelasnya.

Komisioner KPU Kota Semarang Divisi Hukum Pengawasan, Pencalonan dan Kampanye, Agus Suprihanto, menambahkan, sementara untuk pendaftaran PPS berdasar pasal 37 ayat 1 PKPU No 3 Tahun 2015, mekanisme pengangkatan calon anggota PPS diusulkan oleh lurah dan LPMK. ”Setiap kelurahan mengusulkan enam orang yang nanti akan diseleksi dan dipilih tiga orang oleh KPU,” katanya. (ewb/sgt/jpnn/aro/ce1)