BAKAL JADI PERCONTOHAN : Dua anak kecil sedang bermain di sebuah perkampungan nelayan. Jateng akan segera memiliki kampung nelayan yang rencanamua dibangun di Kabupaten Demak. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)
BAKAL JADI PERCONTOHAN : Dua anak kecil sedang bermain di sebuah perkampungan nelayan. Jateng akan segera memiliki kampung nelayan yang rencanamua dibangun di Kabupaten Demak. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)
BAKAL JADI PERCONTOHAN : Dua anak kecil sedang bermain di sebuah perkampungan nelayan. Jateng akan segera memiliki kampung nelayan yang rencanamua dibangun di Kabupaten Demak. (Ricky fitriyanto/jawa pos radar semarang)

SEMARANG – Provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat akan segera memiliki sebuah model kampung nelayan yang sangat representatif untuk dijadikan percontohan nasional. Kampung tersebut rencananya akan dibangun di lima titik di Kecamatan Bonang Kabupaten Demak.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Tengah Lalu M. Syafriadi menjelaskan, kepastian itu muncul setelah pemerintah provinsi (Pemprov) Jateng menerima anggaran pembangunan dari pemerintah pusat. Dalam hal ini pemerintah daerah hanya diminta untuk menyediakan lahan.

”Alasan pemilihan Demak karena mereka yang mampu menyediakan lahan. Konsepnya nanti akan dibangun juga rusunawa (rumah susun sederhana sewa) dan rumah khusus nelayan seperti bedah rumah menjadi rumah layak huni,” ungkap Lalu kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Dia menambahkan, untuk gambar maupun desain bangunannya telah disiapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Menurutnya, dalam proyek ini terdapat sinergitas antara sembilan kementerian di lingkungan pemerintah. Setelah bangunan itu jadi, asetnya nanti akan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat. ”Butuh minimal 2.000 meter persegi untuk masing-masing rusunawa,” imbuhnya.

Selain pembangunan rusunawa, lanjut Lalu, juga akan dilakukan penataan drainase, sanitasi, kebersihan lingkungan, akses ekonomi, dan sebagainya. Sehingga lingkungan kampung nelayan menjadi lebih tertata dengan baik. Tidak hanya itu saja, nantinya juga akan dibangun pasar higienis. ”Total anggaran untuk satu bangunan hampir satu miliar. Total keseluruhan mencapai Rp 7 miliar,” imbuhnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, dengan akan dibangunnya kampung nelayan di Jateng, nanti akan menjadi satu model pengelolaan kampung nelayan yang baik bagi daerah-daerah lainnya. ”Kami sudah dorong Pemkab Demak untuk menyiapkan lahan, karena anggarannya sudah ada,” imbuhnya.

Ia berharap, di kampung nelayan yang tertata itu juga nantinya difasilitasi usaha pengolahan ikan. Sehingga para ibu rumah tangga yang ditinggal suaminya melaut, dapat menjalankan usaha pengolahan ikan di rumah. Sehingga mereka dapat tetap hidup dengan taraf ekonomi yang aman. ”Kalau saya pinginnya sih tahun ini (2015) bisa dikerjakan. Mudah-mudahan bisa,” pungkas Ganjar yang mengaku telah berkomunikasi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait hal tersebut. (fai/ric/ce1)