MEMIKAT: Pameran produk UMKM di Semarang Industri Expo di Lawang Sewu, kemarin. (Adityo Dwi/Radar Semarang)
MEMIKAT: Pameran produk UMKM di Semarang Industri Expo di Lawang Sewu, kemarin. (Adityo Dwi/Radar Semarang)
MEMIKAT: Pameran produk UMKM di Semarang Industri Expo di Lawang Sewu, kemarin. (Adityo Dwi/Radar Semarang)

SEMARANG – Produk-produk dari 120 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dipamerkan dalam Semarang Industri Expo di Lawang Sewu. Pameran yang berlangsung sejak 17-19 April ini sebagai upaya mempromosikan produk-produk lokal ke masyarakat.

Deretan tas memenuhi salah satu ruangan di Lawang Sewu. Ragam warna, materi serta bentuk yang beraneka menarik perhatian pengunjung. Tak hanya tas, ada juga batik, aneka kain tradisional, sepatu, kerajinan tangan dari beraneka bahan serta kuliner homemade khas Semarang. Masing-masing stan memamerkan kreasi dan inovasi dari brand yang mereka usung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang Nurjanah mengatakan, pameran yang sudah kali ke lima digelar ini sebagai salah satu upaya untuk melihat perkembangan industri di kota Semarang. “Setelah terlihat perkembangannya, diharapkan mereka dapat terus berkreasi dan berinovasi, meningkatkan kualitas produk yang ditawarkan,” ujarnya, kemarin (17/4).

Dengan inovasi, kreasi dan peningkatan kualitas produk ini, lanjutnya, maka produk-produk indutri lokal akan lebih memiliki daya saing. Khususnya dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean dalam waktu dekat ini.

Selain itu, dengan maraknya pameran, diharapkan juga dapat membantu para pelaku UMKM dalam mempromosikan produk-produk mereka, baik pada masyarakat dalam negeri maupun ke pasar internasional. “Sebelum pameran di Lawang Sewu ini kami juga telah mengikuti sejumlah pameran lain, baik tingkat nasional maupun internasional. Hasilnya, produk yang kita bawa banyak diminati,” tandasnya. (dna/smu)