Wisnu Suhardono. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Wisnu Suhardono. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Wisnu Suhardono. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – DPD Partai Golkar Jateng sampai saat ini masih satu suara dan solid menyikapi konflik di tubuh internal partai. DPD Jateng tidak membela salah satu pihak, dan bakal mendukung total siapa yang diakui secara hukum.

Ketua DPD Partai Golkar Jateng, Wisnu Suhardono mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan yang berkekuatan hukum. Dia menegaskan, Golkar Jateng tetap solid satu suara untuk mendukung ketua umum yang sudah memiliki legalitas. ”Kami masih solid, kami tetap menunggu keputusan dari pusat,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, DPD Jateng tidak merapat ke kubu Aburizal Bakrie atau pun ke kubu Agung Laksono. Karena keduanya masih belum memiliki kekutan hukum. Pihak Agung Laksono merasa menang karena sudah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), sedang dari kubu Aburizal Bakrie merasa menang karena sudah bisa menang di PTUN. ”Semua tetap sabar sambil menunggu dinamika proses politik yang sedang bergulir,” imbuhnya.

Terkait dengan isu Plt Ketua DPD Golkar Jateng, Wisnu enggan berkomentar banyak. Pihaknya saat ini tetap fokus untuk menunggu hasil keputusan kepengurusan yang memiliki legalitas hukum. Ia tetap berharap semua kader bisa tenang dan bisa satu jalan untuk membesarkan partai Golkar. Harapannya konflik di tubuh internal bisa segera rampung, karena di Jateng banyak agenda yang harus dilakukan menjelang pilkada Desember mendatang. (fth/ric/ce1)