MALU-MALU: Salah satu pasangan mesum yang berhasil ditangkap petugas Satpol PP Kendal di hotel Pantai Muara Kencan, Margorejo, Patebon. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MALU-MALU: Salah satu pasangan mesum yang berhasil ditangkap petugas Satpol PP Kendal di hotel Pantai Muara Kencan, Margorejo, Patebon. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MALU-MALU: Salah satu pasangan mesum yang berhasil ditangkap petugas Satpol PP Kendal di hotel Pantai Muara Kencan, Margorejo, Patebon. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Bupati Kendal Widya Kandi Susanti mengaku prihatin akan banyaknya pasangan siswa di Kendal yang tertangkap melakukan perbuatan mesum di Hotel Pantai Muara Kencan, Desa Pidodo Wetan, Kecamatan Patebon. Orang nomor satu di Kendal itu meminta agar Satpol PP melakukan cek terhadap izin operasi wisata Pantai Muara Kencan.

“Jika memang tidak memiliki izin, saya minta agar langsung disegel dan ditutup saja. apalagi sudah ketahuan ternyata objek wisata itu hanya jadi kedok untuk tempat mesum saja,” katanya, Jumat (17/5).

Ia juga meminta agar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kendal untuk memanggil para orang tua siswa yang tertangkap basah melakukan hubungan seks diluar nikah di Hotel Muara Kencan. Sebab siswa merupakan bagian yang tak terpisahkan dari satuan pendidikan dibawah Disdik.

“Setidaknya para orang tua diberikan pembinaan, agar senantiasa mengawasi putra-putirinya. Sebab pendidikan menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya sekolah. Tapi orang tua dan pemerintah yakni disdik, satuan pendidikan dan seluruh elemen masyarakat juga bertanggungjawab terhadap masa depan generasi muda,” tuturnya.

Bupati Widya Kandi juga menuturkan jika perlu memberikan sanksi berat berupa pertimbangan kelulusan belasan siswa yang tertangkap mesum. Sebab menurutnya, perilaku siswa menjadi salah satu bagian penting kelulusan siswa.

Sanksi lain terhadap belasan siswa yang tertangkap mesum menurut Widya, sanksi positif jika pasangan siswa sudah memenuhi umur sesuai Undang-undang (UU) Perkawinan maka sebaiknya langsung dinikahkan. Yakni dengan memanggil para siswa dan orang tua siswa dan langsung diijabkabulkan. Dengan sanksi tersebut menurutnya, akan menjadi pelajaran bagi siswa lain dan menimbulkan efek jera pada para pelakunya. “Kepala sekolah juga harus melakukan peneguran terhadap orang tua siswa,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, kepala Disdik Kendal, Muryono meminta telah memerintahkan kepada kepala sekolah untuk kembali memberikan pembinaan terhadap siswa. “Segera akan kami panggil kepala sekolah yang bersangkutan. Selain itu, akan kami himbau untuk melakukan pembinaan terutama saat pengumuman kelulusan nanti. Sehingga kedepan tidak terulang lagi,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga berencana akan mengumpulkan para orang tua siswa. Menurutnya, pembentukan karakter dan mentalitas siswa merupakan tanggungjawab sekolah dan orang tua masing-masing. “Secara prestasi akademik menjadi tanggung jawab sekolah, tapi untuk perilaku itu harus melibatkan peran orang tua secara aktif,” paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satpol PP mengamankan 10 pasangan mesum di Hotel Pantai Muara Kencan. Sebagian besar yang ditangkap adalah siwa yang usai melakukan seks bebas untuk menghilangkan penat seusai Ujian Nasional (UN). (bud/zal)