Polri Dituntut Jadi Teladan Masyarakat

299
ROTASI PEJABAT : AKBP Widi Atmoko yang sebelumnya menjabat Kapolres Batang, dipindahtugaskan menjadi Kapolres Kendal, sedangkan Kapolres Batang yang baru, dijabat oleh AKBP Joko Setiono. (RADAR SEMARANG)
ROTASI PEJABAT : AKBP Widi Atmoko yang sebelumnya menjabat Kapolres Batang, dipindahtugaskan menjadi Kapolres Kendal, sedangkan Kapolres Batang yang baru, dijabat oleh AKBP Joko Setiono. (RADAR SEMARANG)
ROTASI PEJABAT : AKBP Widi Atmoko yang sebelumnya menjabat Kapolres Batang, dipindahtugaskan menjadi Kapolres Kendal, sedangkan Kapolres Batang yang baru, dijabat oleh AKBP Joko Setiono. (RADAR SEMARANG)

BATANG–AKBP Widi Atmoko, sebelum dipindahtugaskan menjadi Kapolres Kendal, Rabu (15/4) lalu, di ruang kerjanya Mapolres Batang, mengungkapkan bahwa Polri harus mampu mengaplikasikan kebijakan, yang diberikan oleh pemerintah berupa quick wins atau kemenangan cepat.

Menurutnya salah satunya point dari kemenangan cepat keenam, yaitu Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik. Dengan mengedepankan dan menitikberatkan revolusi mental, nantinya anggota Polisi bisa menjadi contoh bagi masyarakat dalam hal tertib hukum.

“Menurut teori imitasi mengatakan, cenderung banyak orang meniru yang sejalan dengan pikirannya. Meskipun perbuatan tersebut tidak dibenarkan. Maka dari itu, diperlukan fundamental yang kuat, berdasar intregitas moral yang baik,” ujar Kapolres Batang AKBP Widi Atmoko, yang mulai Kamis (16/4) siang kemarin, menjabat sebagai Kapolres Kendal. Dan Kapolres Batang yang baru, dijabat oleh AKBP Joko Setiono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubditregiden Dirlantas Polda Jateng.

AKBP Widi Atmoko juga mengatakan, untuk mengubah mindset atau cara pandang masyarakat terhadap Polisi tidaklah mudah, tidak seperti membalikkan tangan. Namun secara perlahan-lahan, berorientasi pada proses sebagai pembelajaran.

Menurutnya untuk mewujudkan hal tersebut, banyak hal yang ditempuh. Salah satu di antaranya adalah dengan cara membentangkan banner di halaman Polres Batang yang bertuliskan “Dengan niatan hati, marilah kita mengubah diri kita menjadi lebih baik diawali dari hal yang paling kecil, dimulai dari diri sendiri saat ini juga.”

“Diharapkan agar setiap anggota membaca dan meresapi makna yang terkandung di dalam kata-kata tersebut. Sehingga dapat mengimplementasikan dalam tugas sehari-hari, maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” jelas AKBP Widi Atmoko.

AKBP Widi juga berharap kepada masyarakat agar mau baur membaur. Selain itu, saling mengingatkan dan mengerti akan tugas pokok Polri, yaitu memeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, pelindung, penganyom dan pelayan masyarakat.

“Eksistensi kinerja yang profesional dan proporsional, harus memenuhi kaidah-kaidah, yakni manusia, money, metode dan materiil. Keempat faktor tersebut, harus menjadi satu kesatuan yang saling mengikat dan tidak bisa dipisahkan bila ingin orientasi hasil yang maksimal dan membanggakan,” tegas AKBP Widi yang berpamitan dengan awak media. (thd/ida)