Tangkap Tiga Belas Orang, Enam Pasangan Mesum

186
DIGELANDANG : Sebanyak 13 orang yang terjaring razia dikenai pasal tindak pidana ringan. (MUNIR ABDILLAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIGELANDANG : Sebanyak 13 orang yang terjaring razia dikenai pasal tindak pidana ringan. (MUNIR ABDILLAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIGELANDANG : Sebanyak 13 orang yang terjaring razia dikenai pasal tindak pidana ringan. (MUNIR ABDILLAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA–Sejumlah pasangan ABG terjaring razia operasi cipta kondisi yang digelar Polres Salatiga, kemarin. Sebanyak 13 orang ditangkap dan 6 orang di antaranya, tepergok sedang berada di dalam kos dan tidak bisa menunjukkan surat bukti sebagai pasangan yang sah. Sedangkan lainnya, ditangkap lantaran membawa minuman jenis tuak.

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, 2 pasangan anak muda ditangkap di Perengsari, sedang asyik di dalam kamar. Sedangkan 1 pasangan lain, diduga sedang melakukan perbuatan mesum. Lantaran tidak menunjukkan identitas diri, sehingga ketiga pasangan tersebut segera digelandang ke Polres Salatiga.

Selain itu, polisi juga mengamankan beberapa siswa yang sedang membolos sekolah dan tidak membawa identitas diri. Mereka dibawa ke Polres Salatiga untuk didata dan diberi pembinaan. Tak hanya itu, mereka juga akan dijatuhi sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Kasat Sabhara Polres Salatiga, AKP Saeri menjelaskan bahwa pasangan ABG dan tujuh pemuda itu diamankan dari sejumlah rumah kos di daerah Perengsari, Gendongan, Tingkir dan Kembangarum, Sidomukti. “Operasi ini, kami gelar untuk cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Sasarannya penyakit masyarakat dan minuman keras,” katanya.

Saeri juga menambahkan, jika operasi ini untuk mempersempit peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang di wilayah Salatiga. Utamanya di tempat-tempat hiburan dan kos-kosan para pekerja hiburan.

“Kami juga akan membina anak-anak sekolah yang ditemukan sedang membolos. Hal ini untuk membantu terselenggaranya pendidikan yang baik di Salatiga,” katanya. (abd/ida)