(IST)
(IST)
(IST)

PLEBURAN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng kembali melakukan penahanan tersangka kasus korupsi. Setelah sebelumnya menahan tersangka kasus korupsi proyek pembangunan Pasar Kliwon, Kabupaten Temanggung. Kemarin (15/4), penyidik Kejati menahan Tejo Suwedo, tersangka kasus korupsi sembilan proyek peningkatan jalan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Wonosobo. Surat penahanan Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) tersebut berdasarsurat Nomor : ND-122/O.3.3/L.3/04/2015 tanggal 15 April 2015.

Asisten Intelijen Kejati Jateng, Jacob Hendrik mengatakan, proyek pekerjaan peningkatan jalan di Wonosobo tersebut menggunakan sumber anggaran dari dana APBD Provinsi Jawa Tengah pada tahun anggaran 2011 dan 2012. ”Total pagu anggaran dari sembilan paket pekerjaan itu senilai Rp 10,15 miliar. Dan PPKom proyek tersebut yakni Tejo Sudewo kita tahan,” kata Hendrik, Rabu (15/4).

Penahanan tersangka dilakukan setelah pihaknya mendapat pelimpahan tahap II dari Polda Jateng atas kasus tersebut. Dan penuntutan di persidangan nantinya ditangani oleh Jaksa Kejati Jawa Tengah.
Pada kasus tersebut, lanjut Hendrik, tersangka turut serta melakukan korupsi dengan delapan pelaksana pekerjaan (kontraktor) atau penyedia jasa yang sudah menjalani persidangan.

Modus yang dilakukan tersangka dalam melakukan korupsi, yakni dengan cara mengurangi volume asphalt treated base (ATB) dan hot rolled sheet (HRS). Hal itu tidak sesuai dengan perjanjian kontrak peningkatan sembilan paket jalan tersebut. ”Sehingga ditemukan kerugian negara sebesar Rp 1,53 miliar, sesuai hasil audit kerugian negara oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, Red) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah,” sebutnya.

Kasi Penerangan Umum (Penkum) Kejati Jawa Tengah, Eko Suwarni mengatakan, tersangka akan menjalani penahanan hingga 20 hari ke depan. ”Selama ini Polda belum menahan. Setelah 20 hari bila diperlukan akan diperpanjang lagi. Saat ini tersangka kita tahan di Lapas Kedungpane, Semarang,” kata Eko Suwarni.

Eko Suwarni menyebutkan, sembilan paket pekerjaan yang dikerjakan yaitu Jalan Krinjing-Lumajang-Punganggan Kecamatan Watumalang, Jalan Randusari batas Kabupaten Kecamatan Kepil, Jalan Besuki-Gumelar Kecamatan Wadaslintang, Jalan Medono-Gumelar Kecamatan Wadaslintang. ”Kemudian Jalan Kemiriombo-Tepunrejo Kecamatan Kalibawang, Jalan Kejaksaan Gunungtugel Kecamatan Sukoharjo, Jalan Aspal Rowojali-Surenggede Kecamatan Kejajar, dan Jalan Penggarengan-Dempel Kecamatan Kalibawang,” sebutnya. (bj/zal/ce1)