Bentuk Karakter Lewat Lomba

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

TERBANGKAN BALON : Bunda PAUD Kabupaten Pekalongan, Arini Antono saat membuka Lomba Anak Usia Dini. (FAIZ URHANUL HILAL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TERBANGKAN BALON : Bunda PAUD Kabupaten Pekalongan, Arini Antono saat membuka Lomba Anak Usia Dini. (FAIZ URHANUL HILAL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KAJEN-Ratusan anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) se-Kota Santri beserta orang tua dan guru, panitia pelaksana, petugas kepolisian hingga para pedagang, memeriahkan Lomba Anak Usia Dini 2015, Rabu (8/4) kemarin. Mereka memperebutkan juara dari 12 ajang perlombaan yang digelar di dalam hingga halaman Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kabupaten Pekalongan.

Jenis lomba untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) seperti menyanyi lagu wajib, mendongeng, finger painting, meronce serta gerak dan lagu. Sedangkan Kelompok Bermain (KB) dan TPA berupa memindahkan bola, lego, bercerita dengan gambar serta gerak kreativitas anak.

“Pendidikan PAUD memang tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat. Sehingga, pembinaan keluarga dan organisasi pendidikan sangat penting untuk berkontribusi menuju gerakan PAUD berkualitas,” kata Bunda PAUD Kabupaten Pekalongan, Arini Antono yang membuka secara di GPU, Kajen, kemarin.

Menurut Arini yang juga istri Bupati Amat Antono, PAUD merupakan jenjang pendidikan yang penting untuk meletakkan pondasi dasar kepribadian anak. Pada saat itulah, instrumen dasar manusia seperti kognitif, emosional dan lainnya mulai terbentuk. “Nah, lomba-lomba seperti ini untuk memberikan ruang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak,” jelasnya.

Arini berharap, arena perlombaan tidak dijadikan lembah pertarungan yang menegangkan. Melainkan nilai tawar meningkatkan kedisiplinan bagi anak-anak. “Lomba seperti ini dapat memotivasi anak didik dan pendidik untuk lebih kreatif dan inovatif,” imbuhnya.

Dengan diadakan lomba secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional, akan melahirkan generasi yang nantinya mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan, Umaidi menambahkan bahwa acara tersebut dihadiri pula oleh para Kepala SKPD terkait, pengawas dan penilik PAUDNI Dindikbud Kabupaten Pekalongan, serta Lembaga Mitra PAUD.

“Perlombaan itu berpeluang sekali mengembangkan minat dan bakat serta motivasi dan peran serta masyarakat dalam pembinaan dan peningkatan PAUD,” kata dia.

Sebagaimana diungkapkan Sekar Gumilang Setyono Putri, peserta dari PAUD Kenanga Desa Karangsari Kecamatan Karanganyar. Buah hati pasangan Brigadir Sapta Edy Setyono dan Istiqomah itu yang mengaku sangat suka menari. “Suka menari. Diajari bunda sama mama di rumah,” kata bocah berusia tiga tahun enam bulan ini.

Brigadir Sapta Edy Setyono yang menemani buah hatinya mengatakan, meski tidak meraih juara, dirinya bangga atas keberanian anaknya mengikuti lomba menari di atas panggung. “Penataan mentalitas anak memang penting sekali, berani tampil di hadapan orang banyak dan tidak minder. Bagi saya itu membanggakan,” ungkapnya. (hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Belajar Matematika Menyenangkan dengan “Tante Lis Berulah”

RADARSEMARANG.COM - PEMBELAJARAN Matematika di sekolah saat ini harus mengadakan terobosan dengan metode serta penyajian yang menarik dengan  tujuan  tidak monoton, membosankan membuat peserta...

Sistem Zonasi Akan Dievaluasi

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru turut membuat para orang tua siswa ketar-ketir. Sebab, sistem tersebut penerimaan siswanya lebih didominasi oleh...

Rendah, Tingkat Konsumsi Ikan

SEMARANG - Tingkat konsumsi ikan di Jawa Tengah tergolong rendah, yakni sebesar 20,7 persen dari target nasional sebesar 25 persen. Sehingga untuk mengejar ketertinggalan...

Bangkitkan Ekonomi Kreatif Desa

TEMANGGUNG- Anggota DPD RI Asal Jateng Denty Eka Widi Pratiwi kembali menggelar kegiatan sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal...

More Articles Like This

- Advertisement -