Tabrakan Karambol, Satu Tewas, Satu Luka

102
Petugas Satlantas Polres Semarang mengevakuasi korban kecelakaan di Lemah Abang, Bergas. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Petugas Satlantas Polres Semarang mengevakuasi korban kecelakaan di Lemah Abang, Bergas. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Petugas Satlantas Polres Semarang mengevakuasi korban kecelakaan di Lemah Abang, Bergas. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BERGAS-Kecelakaan karambol lantaran rem blong terjadi di turunan Lemah Abang, Bergas, Kabupaten Semarang, pukul 09.30, Selasa (14/4) kemarin. Tepatnya di ruas Jalan Soekarno-Hatta KM 25+100 depan PT Semarang Garment.

Kecelakaan tersebut melibatkan lima kendaraan, yakni truk tronton bernomor polisi L 9262 UX menabrak sepeda motor Honda Supra H 3753 AF, Yamaha Vega H 3592 LF, angkutan umum H 1263 DS dan mobil Mitsubishi Mirage H 9137 EL. Akibatnya pengendara sepeda motor Yamaha Vega bernama Khoerudin, 60, wagra Karangjati, Kabupaten Semarang tewas di lokasi kejadian. Sedangkan pengendara motor Supra, Sugeng, 35, warga Tambur Mas Kota Semarang terluka dan dirawat di RSUD Ungaran.

Peristiwa tersebut berawal saat truk tronton yang disopiri Nur Tasawuf, 57, warga Magetan Jawa Timur berjalan dari Bawen menuju Semarang. Ketika sampai di pertigaan Lemah Abang, truk mengalami kegagalan fungsi rem. Padahal kondisi jalan tersebut menurun, sehingga laju truk semakin kencang. Sementara itu, arus lalulintas di lajur tersebut cukup padat.

Truk yang melaju kencang tanpa ada rem, tak lagi bisa dikendalikan oleh sang sopir. Akhirnya, truk menabrak sepeda motor Vega hingga terpental masuk ke selokan. Setelah menabrak motor Vega, truk masih terus melaju hingga menabrak angkutan umum yang disopiri Marjito, 36, warga Langensari Timur Ungaran Barat. Angkutan itu sampai terpental masuk ke lajur berlawanan dan truk terus berjalan menabrak motor Supra serta menghantam mobil Mirage.

“Saya melihat dari spion, di belakang terlihat truk nabrak sepeda motor dan angkutan. Tahu-tahu mobil saya ikut ditabrak hingga terdorong dan menabrak pagar rumah makan,” tutur pengendara Mirage, Suparmono, 55, warga Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Truk tersebut baru berhenti setelah menabrak tugu di depan eks rumah makan Indah Sari yang berjarak sekitar 100 meter dari titik awal truk menabrak motor Vega. Kecelakaan tersebut menyebabkan kemacetan arus lalulintas selama satu jam lebih. Anggota Satlantas Polres Semarang kemudian melakukan evakuasi para korban tewas dan luka-luka ke RS Ken Saras.

“Hasil pemeriksaan di lokasi kejadian dan pemeriksaan para saksi, kecelakaan diduga akibat rem truk blong. Apalagi lokasi kejadian itu turunan tajam, sehingga ketika rem blong melaju, truk semakin kencang dan tidak terkendali. Tetapi untuk memastikannya, masih diselidiki lebih lanjut,” tutur Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Yudha Widyatmoko.

Sementara itu, sopir truk tronton, Nur Tasawuf, mengakui ada kerusakan rem. Menurut Nur, truk tersebut dibawa dari Surabaya untuk diantarkan ke Pekanbaru. Namun sampai di Lemah Abang tiba-tiba mengalami gangguan pengereman. “Beberapa kali rem saya injak tidak bisa, saya tetap berusaha mengendalikannya, tapi tidak bisa,” kata Nur Tasawuf yang mengalami patah kaki dan dirawat di RS Ken Saras. (tyo/ida)