Terserempet KA, 1 Tewas 1 Luka Berat

105

DEMAK – Kecelakaan lalulintas di jalur kereta api (KA), kemarin, terjadi di bagian rel ganda (double track), tepatnya di belakang gudang Djarum, Dukuh Kenongo, Desa Brambang, Kecamatan Karangawen. Dalam insiden ini seorang warga tewas seketika, dan satu lainnya luka berat. Korban tewas yakni bernama Rochani, 20, warga Dukuh Lobang RT 4 RW 4, Desa Kedungwungu, Kecamatan Tegowanu, Grobogan. Sedangkan, Kartika Puspitasari, 19, warga Dukuh Dongko Rt 1 RW 4, Desa Depok, Kecamatan Toroh, Grobogan mengalami luka berat.

Mereka sebelumnya mengendarai sepeda motor sendiri-sendiri secara beriringan. Rochani mengendarai sepeda motor Jupiter nopol H 4304 RN. Sedangkan, Kartika Puspitasari naik motor Supra nopol K 2492 YE.

Insinden nahas ini bermula ketika korban Rochani berjalan di depan diikuti Kartika yang berada dibelakangnya. Keduanya berjalan dari arah timur melintas jalur rel ganda tersebut. Mereka sengaja mengambil jalan itu dengan tujuan menghindari kemacetan lalulintas yang jalan Karangawen.

Saat menyusuri rel ganda itu, dari arah Semarang (barat), tepatnya di jalur rel bagian selatan meluncur kereta api (KA) dengan kecepatan tinggi. KA tersebut menuju arah Grobogan. Melihat ada KA itu, kedua korban kemudian berupaya menepi disebelah utara rel. Nahas, dalam waktu bersamaan muncul KA yang lain dari arah Grobogan menuju Semarang, tepatnya di jalur rel ganda sebelah utara tempat korban menepi.

Karuan saja, keduanya langsung menyerempet korban. Akibatnya, korban terpental sejauh 5 meter dari posisi semula. Korban Rochani pun mengalami luka serius di bagian kepala dan akhirnya meninggal. Sedangkan, Kartika menderita luka berat.
Kapolsek Karangawen, AKP Kholil mengatakan, kedua korban langsung dilarikan ke puskesmas Karangawen. “Korban terserempet kereta api,” katanya, kemarin.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho melalui Kasubag Humas AKP Zamroni mengingatkan agar para pengendara sepeda motor maupun mobil berhati-hati saat melintasi rel KA dijalur Karangawen-Mranggen. Sebab, di jalur tersebut sudah sering terjadi peristiwa serupa. “Kita minta lebih hati-hati. Jangan sampai kecelakaan seperti ini terulang terus,”ujar AKP Zamroni. (hib/fth)