BAWA MOBIL: Dari kiri, Sekda Kendal Bambang Dwiyono menyerahkan kunci mobil toyota avansa kepada nasabah tabungan bima, Eni Nurhayati didampingi Kepala Bank Jateng Kendal Herry Nunggal Supriyadi, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS-RADAR SEMARANG)
BAWA MOBIL: Dari kiri, Sekda Kendal Bambang Dwiyono menyerahkan kunci mobil toyota avansa kepada nasabah tabungan bima, Eni Nurhayati didampingi Kepala Bank Jateng Kendal Herry Nunggal Supriyadi, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS-RADAR SEMARANG)
BAWA MOBIL: Dari kiri, Sekda Kendal Bambang Dwiyono menyerahkan kunci mobil toyota avansa kepada nasabah tabungan bima, Eni Nurhayati didampingi Kepala Bank Jateng Kendal Herry Nunggal Supriyadi, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS-RADAR SEMARANG)

KENDAL – Bank Jateng Cabang Kendal berencana akan menambah fasilitas mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Tujuannya agar memudahkan nasabah melakukan transaksi. Kepala Bank Jateng Kendal, Herry Nunggal Supriyadi mengatakan, rencananya jika mendapatkann persetujuan penambahan modal ia akan membangun 23 counter ATM Bank Jateng di Kendal. “Untuk tambahan ATM dibutuhkan sedikitnya dana sekitar Rp 5 miliar,” katanya disela pengundian hadiah nasabah Bank Jateng Tabungan Bima, kemarin.

Dengan memperbanyak ATM menurutnya, akan mendekatkan Bank Jateng dengan masyarakat Kendal. Sehingga masyarakat Kendal wilayah Atas tidak perlu turun ke bawah untuk mengambil uang atau transaksi lainnya. Sebab sampai saat ini ATM Bank Jateng masih berada di wilayah Kendal Kota saja.

Selain menambah fasilitas ATM, ia juga berencana akan memberikan dorprize dan hadiah kepada nasabah kreditur. Yakni masyarakat yang melakukan pinjaman ke Bank Jateng akan mendapatkan hadiah yang akan di undi setiap tiga bulan sekali. “Hadiah utama untuk mengawali kami sediakan motor,” tambahnya.

Ia menambahkan, jumlah nasabah Bank Jateng di Kendal semakin bertambah. Dari awal 2015 hingga Maret lalu, jumlah nasabah Bank Jateng Kendal bertambah 700 orang. Jumlah DPK naik melebihi target 117 persen. Dar 756 juta yang terealisasi sebesar 884 juta. Begitupun jumlah kredit di Bank Jateng meningkat 102 persen. Yakni dari target 703,9 juta naik menjadi 718 juta.

Sekda Kendal, Bambang Dwiyono mengatakan meningkatnya Bank Jateng akan berpengaruh lansung pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kendal. Sebab keuntungan yang masuk di Bank Jateng akan masuk di Kas Daerah sebagai PAD. “Makanya sebagai warga Kendal kita harus menudukung Bank Jateng,” katanya.

Dalam penyerahan hadiah Tabungan Bima Bank Jateng Kendal, nasabah beruntung adalah Eni Nurhayati seorang guru SMP di Boja. Ia membawa pulang satu unit mobil toyota avansa. “Senang sekali, saya sudah menjadi nasabah selama 10 tahun. Pikir saya hanya menabung saja, tanpa ingin dapat hadiah. Tapi justru saya dapat mobil,” katanya. (bud/fth)