KPUD Dianggap Kurang Kreatif

120

”Kalau sosialisasi menunggu alokasi dana, sedangkan waktu terus berjalan tentu hasil akhirnya tidak maksimal,”
Amir Darmanto, Anggota Komisi A DPRD Jateng

SEMARANG – Singkatnya masa sosialisasi pilkada di 21 daerah Jateng membuat masyarakat kebingungan. DPRD Jateng mendesak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) bergerak kreatif dan cekatan untuk menyosialisasikan ke seluruh lapisan masyarakat. Langkah itu diharapkan membuat partisipasi masyarakat dalam pilkada bisa lebih besar.

Anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto mengatakan selama ini sosialisasi yang dilakukan KPUD kurang kreatif. Ia menilai, KPUD bakal melakukan sosialisasi ketika ada dana. Padahal, mepetnya pelaksanaan pilkada membuat masyarakat kebingungan terkait dengan pelaksanaan pilkada di 21 daerah Jateng. ”Kalau sosialisasi menunggu alokasi dana, sedangkan waktu terus berjalan tentu hasil akhirnya tidak maksimal,” katanya, kemarin.

Ia menambahkan, mestinya KPUD menggandeng kepala daerah untuk sosialisasi pilkada. Kepala daerah bisa membuat instruksi untuk seluruh SKPD yang ada. Jadi nanti setiap ada kegiatan bisa disosialisasikan, tentang waktu dan mekanisme pilkada. ”Ini akan lebih efisien dan tidak mengeluarkan banyak anggaran. Toh itu tidak melanggar undang-undang,” imbuhnya.

Komisi A sejauh ini sudah melakukan kunjungan ke sejumlah KPUD yang bakal menggelar pilkada. Hasilnya, secara teknis semua sudah siap melaksanakan. Tinggal menunggu masalah anggaran yang pasti dan masalah sosialisasi. ”Anggaran memang terbatas, dan kondisi ini harus dimanfaatkan dengan maksimal. Jangan hanya berpatok dengan anggaran,” tambahnya.

Dewan meminta agar KPUD pandai dan kreatif melakukan sosialisasi pilkada. Mulai menggandeng komunitas, sekolah atau penyuluh di daerah masing-masing. ”Kalau penyuluh satu bulan bisa pertemuan sekali, ini kan bagus. Tinggal disisipi saja terkait dengan pelaksanaan pilkada. Kalau hanya sekolah itu paling cuma pemilih pemula,” tambahnya.

Sekretaris Komisi A DPRD Jateng, Ali Mansur HD mengatakan, pada dasarnya semua sudah siap melakukan pilkada serentak Desember mendatang. Seperti di Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Rembang, Kota Surakarta, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, Sragen, Pemalang, serta Kabupaten Grobogan. ”Dari kunjungan itu, kami melihat jika secara umum KPUD sudah siap untuk melaksanakan pilkada,” katanya. (fth/ric/ce1)