Gagah dengan Seragam, Gemulai Pakai Kebaya

133
CANTIK: Tujuh perempuan dari korps TNI Angkatan Udara saat fashion show mengenakan baju kebaya di Mal Ciputra Semarang kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CANTIK: Tujuh perempuan dari korps TNI Angkatan Udara saat fashion show mengenakan baju kebaya di Mal Ciputra Semarang kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CANTIK: Tujuh perempuan dari korps TNI Angkatan Udara saat fashion show mengenakan baju kebaya di Mal Ciputra Semarang kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Puluhan perempuan dari korps TNI Angkatan Udara tampil memukau saat fashion show bertajuk ”Perempuan Indonesia IV” yang digelar di Mal Ciputra, kemarin (13/4). Mereka berlenggak-lenggok di atas catwalk layaknya model profesional.

Sesi pertama, para perempuan yang kesehariannya berdinas di Lanud Adisucipto Jogjakarta, RSPAU dr S Harjo Lukito dan Akademi Angkatan Udara ini tampil gagah dengan seragam dinas. Mulai pakaian dinas harian, pramugrari, overall penerbang hingga penerjun. Saat bertugas, para perempuan ini dituntut untuk cerdas, tegas dan berani. Salah satunya tecermin dari gaya berjalan mereka yang tegap dan gagah. Aneka seragam yang mereka pakai sekaligus mengenalkan berbagai kegiatan yang ada di dalam korps tersebut.

Masuk ke sesi berikutnya, saatnya para pengunjung mal terpukau dengan kegemulaian mereka dalam berlenggak-lenggok di atas catwalk. Mengenakan balutan batik dan kebaya, para perempuan berambut sebahu ini tampil ayu. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Sebagai perempuan sekaligus tentara, mereka dituntut untuk dapat beradaptasi dengan cepat.

”Jelas tantangan. Kita kebiasaan di kantor patah-patah, disiplin, sekarang harus disuruh lemah gemulai. Tapi, bagaimanapun juga kami harus tetap bisa tampil anggun luwes, tanpa meninggalkan basic kami sebagai tentara,” ujar Kapten Kes dr Diah Ikahastari kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Acara yang digelar di atrium mal ini juga menarik perhatian pengunjung. Tak sedikit yang memilih berhenti belanja untuk sekadar menyaksikan pergelaran langka tersebut.

”Bagus dan kreatif ya. Selain apresiasi untuk perempuan, juga lebih mengenalkan kita tentang dunia angkatan udara untuk perempuan,” puji Hendra, salah seorang pengunjung.

Di akhir acara, Wanita Angkatan Udara (Wara) juga masih menunjukkan kebolehan lainnya. Mereka membawakan tarian chaca serta line dance. Uniknya, musik pengiring adalah olah vokal beriring keyboard yang juga dibawakan oleh para Wara tersebut. Ada juga tari tradisional Golek Asmaradana Bawaraga yang dibawakan oleh tiga Wara.

Mall Manager Ciputra Semarang, Ani Suyatni, mengatakan, pihaknya memberikan porsi khusus untuk momen maupun hari-hari istimewa. Salah satunya adalah bulan April yang identik dengan peringatan Hari Kartini.

”Sebelumnya kami sudah tampilkan perempuan dari beberapa korps lainnya. Tahun ini giliran dari korps Angkatan Udara yang tampil di event istimewa ini,” ujarnya. (dna/aro/ce1)