Cookies Bisa Jadi Peluang Bisnis Home Industry

111
(RADAR SEMARANG)
(RADAR SEMARANG)
(RADAR SEMARANG)

SIMPANG LIMA – Crispy cookies bisa menjadi pilihan bisnis home industry. Mengingat penggemar makanan ringan tersebut sangat tinggi. Hal tersebut diungkapkan Budiono seorang chefmate chocolate, dalam kegiatan Koki Home Industry Class, di Hotel Horison, Sabtu (11/4) lalu.

Koki Home Industri Class ini mengambil menu-menu pilihan yaitu almond crispy cookies with chocolate, nastar chocolate cake, mini brownies pie cookies, dimsum, sapi lada hitam dan kreasi olahan kornet cepat saji. Lebih dari 100 peserta datang untuk mengikuti acara ini. Tidak hanya didominasi dari Kota Semarang saja, para peserta juga datang dari Comal, Pemalang, Rembang dan Jogjakarta.

Acara yang dimulai pada pukul 09.00. Dibuka dengan presentasi product knowledge minyak goreng Kunci Mas dan margarin Filma oleh Bapak Benny. ”Kunci Mas dibuat dari minyak nabati jenis palm. Namun tidak semua buah kelapa sawit memiliki kualitas sama. Hal ini ditentukan oleh umur pohon, kesuburan tanah dan pemupukan dan lama pengiriman,” jelas Benny.

Acara dilanjutkan dengan demo oleh chef Budiono dari chefmate chocolate yang kali ini mendemokan almond crispy cookies with chocolate. Di sela-sela berdemo memasak chef Budiono juga memberikan tip-tis memasak. ”Crispy cookies ini bisa menjadi home industry buat ibu-ibu. Crispy cookies ini sangat diminati masyarakat sebagai penganan ringan, renyah dan membuat ketagihan bagi penggemarnya. Di pasaran isi 10 biji atau ¼ kilo harganya bisa mencapai Rp 45 ribu. Ini kan bisa menjadi peluang bisnis buat ibu-ibu,” tutur chef yang sudah mengeluarkan DVD memasak produk chocolate ini. Sisa adonan, lanjut chef Budiono, bisa disimpan di freezer. Sehingga bisa tahan lama. Taburan crispy cookies untuk almond bisa diganti keju, misis atau dark chocolate compound yang diparut.

Acara kemudian dilanjutkan demo kreasi olahan kornet cepat saji oleh chef Tia dari Pronas. Chef Tia mempraktikkan menu Sapi Lada Hitam dan pronas lada hitam dari daging ayam fillet. ”Cukup 5 menit menu langsung bisa disajikan. Fillet cukup digoreng dengan produk saus lada hitam dan saus barbaque sudah siap saji. Karena semua bumbu-bumbu dapur sudah menjadi satu di produk saus lada hitam dan saus barbaque tanpa perlu menambah bumbu lainnya,” jelas chef Tia.

Sementara chef Mulyoko dari Horison Hotel mendemokan sup herbal malabar, dimsum dan sapi lada hitam. Chef yang akrab dipanggil chef Yoko ini juga memberikan tip-tip terutama untuk jenis sup-sup herbal.

Chef Budiono kembali lagi di session selanjutnya dengan mendemokan nastar chocolate cake dan mini brownies pie cookies. Chef Budiono yang akrab dipanggil chef Budi ini juga berbagi tip cookies dengan peserta. ”Membuat adonan dari telur harus dimasukkan satu-satu. Jangan semua langsung dipecah dicampur adonan. Telur di pecah satu terus ditaruh di mangkuk baru campurkan ke adonan,” jelas Chef Budi. Telur yang dipecah berbarengan, lanjutnya, akan membuat tekstur cookies menjadi pecah. Dan jika pecahan ditaruh satu per satu di mangkok, ini bisa untuk memisahkan untuk telur-telur yang ternyata busuk saat dipecah. (yet/zal/ce1)