BALAI KOTA – Rencana pembangunan terminal terpadu multimedia antara terminal bus dan stasiun kereta api di Mangkang, tinggal menunggu detail engineering design (DED).

Kasi Perencanaan Dishub Kota Semarang, Joko Santoso mengatakan pembangunan terminal terpadu akan memasuki tahap penandatanganan MoU antara pemerintah pusat, pemprov, pemkot dan PT KAI. ”Paling tidak bulan ini (penandatanganan MoU). Setelah itu kita tinggal menunggu DED-nya jadi, baru realisasi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis, (9/4) kemarin.

Pembuatan DED dilakukan oleh Pemprov Jateng. Hanya saja, pihaknya juga telah menyiapkan beberapa langkah yang nantinya menjadi tanggung jawab Pemkot Semarang. ”Seperti menyediakan akses jalan,” katanya.

Disinggung mengenai adanya revitalisasi dalam Terminal Mangkang, pihaknya belum bisa memastikan. Menurutnya, dengan beroperasinya terminal terpadu ini nanti, maka pihaknya akan menambah fasilitas pendukung. Seperti menambah armada BRT koridor I. Selama ini yang beroperasi hanya 20 armada.

Terpisah, Kabid Perkeretaapian ASDP Dishubkominfo Jateng, Prasetyo mengakui perencanaan tersebut masih panjang. DED baru akan dibuat pada tahun 2016 mendatang. ”Dalam waktu dekat kita memang ada penandatanganan MoU,” ujarnya.

Sementara, Kepala Hymas PT KAI Daop IV, Suprapto mengakui wacana tersebut terus dilakukan pembahasan dengan pihak terkait. ”Tugas dan kewajiban itu nantinya akan diatur dalam perjanjian kerja sama,” pungkasnya. (mha/zal/ce1)