AMUNISI BARU: Cornelius Geddy, mampu tampil bagus selama menjalani seleksi beberapa hari ini, sehingga direkomendasikan pelatih ke manajemen untuk direkrut. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
AMUNISI BARU: Cornelius Geddy, mampu tampil bagus selama menjalani seleksi beberapa hari ini, sehingga direkomendasikan pelatih ke manajemen untuk direkrut. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
AMUNISI BARU: Cornelius Geddy, mampu tampil bagus selama menjalani seleksi beberapa hari ini, sehingga direkomendasikan pelatih ke manajemen untuk direkrut. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Gonjang-ganjing yang terjadi di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia yaitu Indonesia Super League (ISL) saat ini mengancam eksistensi kompetisi kasta di bawahnya terutama Divisi Utama (DU) 2015 yang saat ini diikuti oleh PSIS Semarang. Sebanyak 59 tim kontestan DU 2015 termasuk PSIS yang saat ini tengah melakukan persiapan, berharap kompetisi Divisi Utama digeber sesuai rencana, yakni pada 26 April 2015 mendatang.

“Karena kalau molor lagi tentu akan memberatkan tim-tim peserta terutama dari sisi persiapan finansial pasti akan membengkak,” terang Manajer tim PSIS Adi Saputro.

Seperti diketahui, saat ini masih terjadi ketegangan antara PSSI serta pihak Kemenpora mengenai rekomendasi penyelenggaran ISL musim ini. Bahkan kabar terbaru, muncul sinyal bahwa kompetisi ISL akan dihentikan hingga pelaksanaan kongres PSSI pada 18 April nanti. “Patokan kami tetap pada jadwal yang dikeluarkan sebelumnya yaitu manajer meeting pada 20 April kemudian kickoff pada 26 April. Tentu kami berharap kompetisi DU jangan sampai terkena imbasnya,” sambung Adi Saputro.

Sementara dari sisi teknis, persiapan tim Mahesa Jenar yang dipimpin oleh pelatih M Dofir masih terus berjalan. Sore (9/4) kemarin, Fauzan Fajri dkk kembali melakoni laga uji coba versus PS AD di Stadion Jatidiri Semarang. Dalam laga uji coba kemarin, skuad Mahesa Jenar berhasil unggul 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Bakori Andreas di babak pertama dan satu gol melalui kaki pemain pelamar, Cornelius Geddy di paruh babak kedua.

M Dofir ditemui usai laga kemarin mengakui, dua pemain pelamar yang kemarin diturunkan yaitu Cornelius Geddy serta Baharudin Nihe tampil cukup eksplosif dan mampu mengangkat performa permainan tim Mahesa Jenar. “Keduanya pemain berpengalaman, secara individu kami juga memberi nilai positif pada keduanya,” kata Dofir.

Atas penilaian dari hasil laga uji coba kemarin, pelatih yang juga pernah berkostum PSIS itu mengatakan akan merekomendasi keduanya untuk segera melakukan negosiasi dengan pihak manajemen tim Mahesa Jenar. “Kami akan segera merekomendasikan keduanya untuk masuk pada tahap berikutnya dalam satu-dua hari ini. Ya mudah-mudahan semua berjalan lancar,” beber pelatih yang musim lalu menukangi tim Berlian Rajawali Semarang itu. (bas/smu)