SEKARAN – Sedikitnya 12 mahasiswa dari Taylor’s University, Malaysia, akan mendalami budaya Indonesia dan konservasi lingkungan di Universitas Negeri Semarang (Unnes), selama dua pekan.

Rektor Unnes, Prof Fathur Rokhman mengatakan, kegiatan tersebut dapat memupuk hubungan baik antar kedua negara yaitu Indonesia dan Malaysia. ”Untuk itu Unnes menyambut kedatangan ke semua mahasiswa tersebut untuk belajar konservasi dan budaya Indonesia, di rektorat kampus Sekaran Gunungpati. Kegiatan dikemas dalam bentuk ’Short Course on Environmental Conservation and Indonesian Culture (See Conic)’,” kata Fathur, Rabu (8/4). Fathur juga berharap, dengan waktu yang singkat ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya oleh ke-12 mahasiswa asing tersebut sehingga hubungan antarnegara ini bertambah solid.

Sementara itu, dosen pengajar Budaya Jawa See Conic, Yusro Edy Nugroho mengatakan, program tersebut merupakan pengenalan Indonesia ke kawasan internasional khususnya Unnes ke dunia internasional. ”Program ini merupakan cikal bakal yang akan dikembangkan menjadi program international student. Mereka akan belajar tentang Indobesia mulai dari bahasa, budaya, olahraga, program-proram konservasi, dan berbagai program studi di Unnes,” tuturnya.

Ke-12 mahasiswa asing tersebut yakni Muhammad Aizat Naimi, Anis Raihana, Lam Yit Sim, Tan Poh Imm, Yap Chee Kiang, Fairuz Elida, Wan Noor Faradawina, Farah Rahman, Leena Pathmanathan, Lon Sze Yih, Myra Buhavan Biusing, Said Azizon, dan Ong Quang Lin (pendamping). (ewb/zal/ce1)