SALATIGA—Naas nasib Siti Soimah, 47, warga Desa Sendang RT 01/RW 02, Bringin, Kabupaten Semarang. Hendak berobat ke Puskusmas Sidorejo Lor, malah ditemukan tewas dalam kondisi tergeletak di trotoar di Jalan Diponegoro tepatnya di dekat Puskesmas Sidorejo Lor pada Selasa (7/4) pagi. Dugaan sementara, Soimah tewas lantaran sakit yang dideritanya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang di lokasi kejadian, Soimah diketahui menyeberang jalan dari selatan menuju utara kemudian tanpa sebab yang bersangkutan jatuh dan tergeletak di trotoar. Kejadian ini, kali pertama diketahui oleh, Rukinah, 45, warga Soka, Blotongan yang kebetulan sedang melintas.

“Setelah terlihat menyeberang jalan, tiba-tiba yang bersangkutan tergeletak dalam keadaan tengkurap. Setelah itu, warga berdatangan dan segera memanggil petugas polisi,” terangnya.

Hal senada diungkapkan oleh Warsito, 53, warga Bancakan, Sidorejo, saat baru melintas. Tubuh Soimah sudah tergeletak di trotoar. Hendak menolong, segera ia parkir motornya. Sayangnya, Soimah ternyata sudah meninggal.

“Saya kira ibu paruh baya tadi belum meninggal. Maka saya berhentikan motor dan mau hendak membantu. Tapi saya urungkan, ternyata tubuhnya sudah membiru dan dingin,” katanya.

Setelah menerima laporan warga, petugas kepolisian dari Polres Salatiga segera menuju ke lokasi guna melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan oleh dokter Puskesmas Sidorejo Lor, tidak ditemui tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Dugaan sementara, korban tewas karena sakit. Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban masih berada di RSUD Salatiga. (abd/ida)