SUDAH SIAP: PSIS saat berujicoba melawan Bali United beberapa waktu lalu. Saat ini skuad PSIS tinggal mematangkan strategi menuju kompetisi 26 April mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
SUDAH SIAP: PSIS saat berujicoba melawan Bali United beberapa waktu lalu. Saat ini skuad PSIS tinggal mematangkan strategi menuju kompetisi 26 April mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)
SUDAH SIAP: PSIS saat berujicoba melawan Bali United beberapa waktu lalu. Saat ini skuad PSIS tinggal mematangkan strategi menuju kompetisi 26 April mendatang. (BASKORO S/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebanyak 18 laga yang terdiri dari sembilan laga home dan sembilan laga away akan dilakoni anak-anak PSIS Semarang pada fase penyisihan grup kompetisi Divisi Utama musim 2015 yang akan mulai diputar 26 April ini. Pada fase penyisihan tersebut PSIS berada di Grup 3 bersama kontestan asal Jateng lainnya yaitu Persibangga Purbalingga, Persibas Banyumas, Persibat Batang, Persip Pekalongan, Persijap Jepara, Persipur Purwodadi, PSIR Rembang, Persis Solo, PPSM Sakti Magelang.

Pelatih PSIS M Dofir mengatakan, timnya ditarget untuk bisa mengamankan 27 poin dari Sembilan laga kandang yang akan mereka lakoni. Sisanya, Fauzan Fajri dkk diharapkan bisa mencuri poin di kandang lawan. “Saya kira untuk laga kandang kami wajib menyapu bersih semuanya karena kalau tidak kami akan kesulitan untuk mencuri poin pengganti di kandang lawan. Ya mudah-mudahan anak-anak bisa mewujudkan target awal itu,” kata Dofir.

Sedangkan untuk laga tandang, meskipun berat, namun bukan tidak mungkin anak-anak PSIS bisa mencuri poin tiga atau satu poin. Dan menurut Dofir, hal itu juga harus dikejar oleh Fauzan Fajri dkk untuk mewujudkan target lolos ke babak 12 besar. “Ya, memang butuh kerja keras dari tim, karena nantinya dari 10 kontestan Grup 3 (termasuk PSIS) hanya akan ada dua tim yang lolos ke babak 12 besar. Jadi kami harus melewati 18 pertandingan yang berat untuk mewujudkan target lolos 12 besar,” sambungnya.

Menjelang kickoff kompetisi kasta kedua itu sendiri, saat ini tim Mahesa Jenar memiliki waktu kurang dari tiga pekan untuk mempersiapkan diri. Dofir juga mengatakan, di sisa waktu ini pihaknya masih akan memberikan beberapa kali uji coba untuk pematangan tim.
Setelah gagal melakoni uji coba tandang versus Persip Pekalongan, rencananya dalam pekan depan, Fauzan Fajri dkk akan dihadapkan dengan tim-tim lokal Kota Semarang sebagai sparing partner mereka sebelum bertarung di kompetisi. “Ritme uji coba saat ini memang mulai kami turunkan, setelah batal uji coba dengan Persip, kemungkinan pekan depan kami akan mengajak tim-tim lokal Semarang untuk uji coba. Ya satu atau dua kali uji coba lagi,” bebernya.

Sementara terkait dua pemain pelamar yaitu Burhanudin Nihe dan Cornelis Geddy, pelatih yang juga pernah berkostum PSIS itu menegaskan masih akan member kesempatan kepada dua eks pemain Persik Kediri itu untuk memperlihatkan kemampuan terbaik mereka. “Yang jelas dari penampilan keduanya di latihan mereka adalah pemain berpengalaman. Skill individunya juga cukup lumayan. Secepatnya kami akan member keputusan apakan akan kami rekomendasi atau tidak,” pungkasnya. (bas/smu)