PEDULI OLAHRAGA: Bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita saat menyerahkan hadiah kepada pemenang Turnamen Sepakbola U-10 Wali Kota Cup 2015. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PEDULI OLAHRAGA: Bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita saat menyerahkan hadiah kepada pemenang Turnamen Sepakbola U-10 Wali Kota Cup 2015. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PEDULI OLAHRAGA: Bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita saat menyerahkan hadiah kepada pemenang Turnamen Sepakbola U-10 Wali Kota Cup 2015. (Ricky Fitriyanto/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pembinaan prestasi sepak bola sejak usia dini menjadi salah satu perhatian dari bakal calon wakil wali kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu. Mbak Ita, begitu dia disapa, berkeinginan bibit-bibit pemain disiapkan sejak dini melalui penyelenggaraan kompetisi yang rutin.

Hal tersebut dikatakan Mbak Ita usai menyerahkan piala dan hadiah bagi pemenang Turnamen Sepakbola U-10 Wali Kota Cup 2015 di lapangan Jalan Menjangan, Sabtu (4/4). ”Kompetisi bagi usia anak-anak harus diperbanyak karena untuk menuju sepak bola profesional membutuhkan bibit pemain dari kecil,” ujarnya. Dalam kejuaraan tersebut, tampil sebagai juara pertama Sekolah Sepak Bola (SSB) Rantai Baja, Purwodadi. Sedangkan juara kedua diraih SSB Tugu Muda.

Menurut Mbak Ita, sebenarnya banyak kompetisi sepak bola antar SSB yang digelar. Hanya saja kurang didukung publikasi yang luas sehingga tidak banyak orang yang tahu. ”Turnamen untuk anak-anak biasanya hanya digelar di lapangan kecil dan hanya ditonton keluarga para pemain dan lingkungan SSB sendiri, sehingga tidak banyak yang tahu,” paparnya. Karenanya dia berkeinginan turnamen digelar dalam skala yang lebih luas dan diadakan di lapangan sepak bola besar seperti stadion Jatidiri atau Citarum. Tujuannya agar kompetisi menjadi lebih greget dan pesertanya lebih banyak. Lebih lanjut Mbak Ita berharap kompetisi serupa bisa digelar secara rutin untuk menyaring bibit-bibit pesepak bola yang berprestasi.

Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang Dyah Ratna Harimurty yang juga hadir dalam turnamen tersebut mengatakan Turnamen Sepakbola U-10 Wali Kota Cup tersebut baru kali pertama diadakan. Meski begitu, jumlah SSB yang mendaftarkan diri cukup lumayan. ”Turnamen ini diikuti 16 SSB dari Semarang dan kota sekitarnya seperti Purwodadi dan Kendal,” katanya. Ke depan, pihaknya siap memfasilitasi agar pesertanya lebih banyak lagi. Sebab jumlah SSB di Semarang saja mencapai ratusan. Wakil rakyat yang akrab disapa Detty ini berharap dengan giat berolahraga, anak-anak dapat berlatih sportivitas dan terhindar dari hal-hal yang negatif seperti narkoba. (ric/ce1)