TAMBAH JAM TANDING: Laga seru tim putra USM dan Undip, Sabtu (4/4) malam. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
TAMBAH JAM TANDING: Laga seru tim putra USM dan Undip, Sabtu (4/4) malam. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
TAMBAH JAM TANDING: Laga seru tim putra USM dan Undip, Sabtu (4/4) malam. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kejuaraan basket antarperguruan tinggi di Semarang dirasa masih sangat kurang. Universitas Semarang (USM) mencoba membangkitkannya dengan menggelar Piala Rektor USM 2015 di GOR Sahabat, 4-11 April. Kompetisi ini diharapkan bisa menambah jam terbang para pebasket kampus untuk menghadapi kompetisi-kompetisi dengan tingkat yang lebih tinggi.

Wakil Rektor III USM Iswoyo mengungkapkan, selama ini masih sedikit kompetisi basket antarkampus. Kalaupun ada, langsung dipersiapkan menghadapi turnamen tingkat Jateng tanpa menjajaki Kota Semarang dulu. “Kebetulan, tim basket USM juga mati suri. Beberapa tahun lalu, pebasket USM bisa dibilang jagoan. Tapi karena tidak kurang ikut kompetisi, jadi nglokro. Semoga dengan adanya pertandingan yang akan digelar rutin setiap tahun ini, mereka bisa bangkit kembali. Begitu juga perguruan tinggi lain,” harapnya, setelah pembukaan Piala Rektor USM di GOR Sahabat, Sabtu (4/4) malam.

Wakil Ketua Panitia Andriyanto menambahkan, peraturan Piala Rektor USM 2015 ini agak berbeda dari kompetisi lain. Sejak babak penyisihan sudah berkiblat pada garis merah FIBA. Dengan menggunakan waktu bersih ini, semua peserta seolah merasakan aroma keseruan pertandingan babak final.

Selain mempertandingkan perguruan tinggi, kompetisi ini juga mengangkat kategori SMP dan SMA. Sebanyak 15 tim dari 11 SMA yang terdiri atas 9 putra dan 7 putri, serta 12 tim dari 9 SMA, 9 putra dan 3 putri. “Di tingkat perguruan tinggi sendiri diikuti 12 tim dari 7 perguruan tinggi. 7 tim putra dan 5 tim putri,” imbuh Andriyanto.

Di partai pembuka setelah upacara pembukaan, salin bertanding tim putra dari Undip dan USM di pool Z. USM harus mengakui kekuatan Undip dengan skor 55-66. Sementara di pool Z nomor putri, pebasket Universitas Negeri Semarang (Unnes) sukses menekuk Univetsitas Dian Nuswantoro (Udinus) 61-32, kemarin. Sang kapten Tri Rahayu yang menjadi motor kemenangan tim besutan Gogor Gubah ini menyumbang 18 poin, disusul Wahyu Suswikawati dengan 14 poin. “Anak-anak bermain sangat efektif di pertandingan ini. Mereka bisa memanfaatkan peluang yang ada,”’ tutur pelatih Unnes Gogor Gubah usai laga. (amh/smu)