Dolar Dolar Menguat, Harga Kopi Tertekan

108

SEMARANG – Tingginya dolar Amerika Serikat ternyata tidak memberikan keuntungan pada para eksportir. Hal tersebut disebabkan karena harga kopi dunia mengalami penurunan.

“Eksportir kopi sebenarnya justru diuntungkan dengan tingginya kurs rupiah. Karena, harga kopi akan naik seiring tingginya dolar Amerika,” ujar Wakil ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jateng, Moelyono Soesilo

Hanya saja, ucapnya, harga kopi dunia akhir-akhir ini tengah turun sekitar 15 persen, sedangkan dolar menguat 7 – 8 persen, sehingga efek langsung naiknya dolar AS pada naiknya pendapatan eksportir kopi tidak ada. “Malah kalau ke depan dolar AS menguat terus, diprediksi harga kopi dunia justru makin tertekan,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut karena harga semua komoditas kini tertekan seperti kopi, coklat dan gula. Sehingga, hampir semua negara penghasil komoditas mengelami penurunan mata uang, seperti yang dialami Indonesia. (dna/smu)