Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho disela apel bersama Bhabinkamtibmas, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho disela apel bersama Bhabinkamtibmas, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho disela apel bersama Bhabinkamtibmas, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) hingga kini masih menjadi garda terdepan dalam membina masyarakat. Untuk menjalankan fungsinya itu, idealnya disetiap desa terdapat satu orang petugas Bhabinkamtibmas tersebut. Namun, dalam pelaksanaannya, Polres Demak belum dapat memenuhi kebutuhan tersebut karena kekurangan personel.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho mengatakan, dari jumlah 249 desa dan kelurahan diwilayah Demak baru ada 108 Bhabinkamtibmas. Karena itu, sampai sekarang masih kurang 141 orang Bhabinkamtibmas.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas bertugas antara lain membentuk Forum Musyawarah Desa (FMD) dengan melibatkan pejabat struktural keamanan desa, tokoh masyarakat, dan tokoh agama yang ada di desa tersebut. Selain itu, bertugas untuk melaksanakan musyawarah apabila di desa itu ada permasalahan sosial yang sifatnya kecil sehingga cukup diselesaikan ditingkat desa sesuai kearifan lokal dan tidak selalu diselesaikan lewat jalur hukum formal.

“Karena itu, Bhabinkamtibmas harus mampu mengolah informasi, membangun kemitraan dan kepekaan terhadap gejala maupun persoalan yang muncul di masyarakat serta dapat mendeteksi sejak dini,”katanya didampingi Kasubag Humas AKP Zamroni, disela apel Bhabinkamtibmas, kemarin. (hib/fth)