Diharapkan Tumbuhkan Spirit Gotong Royong

110

SEMARANG – Budaya gotong royong telah lama menjadi salah satu ciri khas dan kepribadian bangsa Indonesia. Namun modernisasi dan globalisasi mau tidak mau membuat kepribadian tersebut terpengaruh oleh kebudayaan asing yang cenderung menonjolkan individualisme. Perlu kerja keras untuk melestarikan budaya gotong royong agar tetap bertahan di zaman modern ini.

Berbagai upaya tersebut dilakukan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermades) Jateng yang bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Semarang. Salah satunya dengan memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dengan berbagai kegiatan yang tak hanya sekadar seremonial semata.

Kepala Bapermades Jateng Tavip Supriyanto mengatakan saat ini pihaknya telah menyelesaikan penilaian untuk Pemilihan Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat. Lomba tersebut berhadiah total Rp 60 juta. Pemenangnya dari satu kota dan satu kabupaten akan mewakili Jateng ke tingkat nasional.

Selain itu, dua lomba lain yang masih digelar adalah Lomba Foto dengan tema ”Rakyat Gotong Royong Jawa Tengah Berdikari” untuk kategori umum dan wartawan dengan total hadiah Rp 18 juta. Juga Lomba Menulis untuk kategori umum dan siswa SMA dengan total hadiah Rp 18 juta. ”Ini merupakan tahun kedua kami menggelar lomba foto dan lomba menulis. Tahun lalu respons dari peserta luar biasa, sehingga kami putuskan digelar rutin setiap tahun,” ujarnya.

Pendaftaran untuk lomba foto tersebut masih dibuka hingga 30 April mendatang. Untuk lomba menulis, peserta diberi kesempatan mengirimkan karyanya hingga 23 April. Sedangkan penjurian akan dilakukan pada minggu pertama Mei. Pengumuman pemenang sendiri akan digelar pada minggu kedua bulan yang sama. Syarat dan ketentuan lomba bisa diakses melalui website www.bapermades.jatengprov.go.id. Sedangkan karya peserta dapat dikirim ke Sekretariat panitia di Kantor Bapermades Jateng Jalan Menteri Supeno No 17 Semarang pada hari kerja.

”Kami berharap karya foto yang dikirim peserta dapat menggambarkan semangat gotong royong dalam masyarakat,” katanya. Sementara tulisan peserta diharapkan mampu menumbuhkan ide-ide baru tentang gotong royong di segala bidang. Kegiatan lain yang akan segera digelar adalah lomba menggambar dan mewarnai. Lomba untuk siswa TK dan SD itu akan diadakan Minggu (19/4) mulai pukul 08.00 di kantor Bapermades Jateng.

Menurutnya pengertian gotong royong tidak hanya sebatas pada penanganan kegiatan fisik saja tetapi pengertian gotong royong sangat luas sekali. Gotong royong bisa diartikan berkerjasama dalam segala bidang, termasuk mencari solusi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat melalui kegiatan musyawarah untuk mufakat. (ric/ce1)