WONOSOBO – Sebanyak 393 PNS di lingkungan Pemkab Wonosobo, sejak 1 April ini resmi naik pangkat. Jumlah ini, baru separo dari jumlah yang diajukan yakni sebanyak 706 PNS.

“Nota persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan yang sudah diterbitkan SK Kenaikan Pangkatnya sejumlah 393 PNS,” katanya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonosobo M Zuhri, kemarin.

Untuk sisanya, 313 berkas usul kenaikan pangkat, kata Zuhri, masih dalam proses di Kantor Regional I BKN Yogyakarta untuk golongan I, II dan III. Sedangkan golongan IV/a sampai IV/b masih dalam proses di BKD Provinsi Jawa Tengah dan golongan IV/c masih di Sekretariat Kabinet RI.

“Kewenangan penandatanganan SK Kenaikan Pangkat PNS untuk golongan I, II, III ada pada bupati, sedang untuk golongan IV/a sampai IV/b kewenangan ada pada gubernur sementara untuk golongan IV/c ke atas menjadi kewenangan presiden,” katanya.

Sekda Kabupaten Wonosobo Eko Sutrisno Wibowo menambahkan, kenaikan pangkat PNS bukan hak pegawai, tapi penghargaan yang diberikan pemerintah atas prestasi kerja dan pengabdian PNS yang bersangkutan terhadap negara. Sesuai dengan aturan yang ada, seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 99 tahun 2000 yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 tahun 2002 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.

“Kenaikan pangkat PNS dorongan kepada pegawai negeri sipil untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya,”katanya.

Untuk itu, kata Eko, kenaikan pangkat tersebut diharapkan diberikan tepat orang dan tepat pada waktunya. Agar PNS yang menerima SK kenaikan pangkat bisa meningkatkan kinerjanya melalui kerja keras dan cerdas, karena saat ini pelayanan publik dan administrasi masih banyak kekurangan. “Ke depan diharapkan PNS bisa terus meningkatkan pelayanan kepada publik melalui optimalisasi pelayanan yang cepat, tepat waktu, dan berkualitas,” jelasnya. (ali/ton)