Yos Johan Terpilih Jadi Rektor Undip

207
SIAP JALANKAN AMANAH: Yos Johan Utama berorasi di depan ratusan mahasiswa usai terpilih sebagai Rektor Undip. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP JALANKAN AMANAH: Yos Johan Utama berorasi di depan ratusan mahasiswa usai terpilih sebagai Rektor Undip. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIAP JALANKAN AMANAH: Yos Johan Utama berorasi di depan ratusan mahasiswa usai terpilih sebagai Rektor Undip. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TEMBALANG – Dekan Fakultas Hukum (FH) Yos Johan Utama terpilih sebagai rektor baru Universitas Diponegoro (Undip) Semarang periode 2015-2020. Johan terpilih melalui Pemilihan Rektor (Pilrek) di Gedung Prof Soedarto Tembalang, Kamis (2/4).

Pada Pilrek tersebut, Yos memperoleh dukungan 103 suara, mengalahkan dua pesaingnya, yakni Slamet Budi Prayitno yang juga Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) memperoleh 61 suara, serta M. Arifin yang juga Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) dengan perolehan 35 suara.

Ketua Panitia Pilrek Undip, Sunarso, mengatakan, dari total anggota senat 131 orang, hadir sebanyak 128 orang, tiga di antaranya absen. ”Dari suara yang diberikan oleh anggota senat yang hadir itu, kemudian ditambah 71 suara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti), total suara berjumlah 199 suara,” ujar Sunarso.

Djelaskan, pada Pilrek tersebut, hadir dari pihak Kemenristek dan Dikti, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti Prof Hermawan Kresno Dipojono. ”Pak Menteri (M. Nasir) tidak hadir. Jadi, dari pihak Kemenristek dan Dikti yang mewakili adalah Prof Hermawan dari Direktorat Kelembagaan dan Kerjasama Ditjen Dikti,” katanya.

Yos Johan Utama usai pemilihan kepada wartawan menyampaikan, bahwa pada Pilrek tidak ada yang menang dan kalah. ”Semua adalah pemenang, sebab semua memiliki tujuan sama ingin terus memajukan Undip ke depan. Jadi, apa pun hasilnya, semuanya adalah pemenang,” tegasnya.

Setelah ditetapkan sebagai pemenang, ahli hukum administrasi negara itu sontak mendatangi rombongan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang menunggu di luar gedung. Kepada para mahasiswa, dia berjanji menjalankan amanah yang akan diembannya. Yos juga menerima pakta integritas yang disampaikan oleh mahasiswa.

Ketika disinggung perihal persiapan dalam menyongsong Undip sebagai universitas PTN BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum), Yos mengatakan akan segera mempersiapkan platform guna menunjang persyaratan perubahan status tersebut.

”PTN BH sudah berjalan, seperti saat ini platform yang harus dipersiapkan. Platform yang dimaksud yakni segala infrastruktur, terutama yang berkaitan dengan hal-hal seperti hukum, peraturan harus dipersiapkan betul,” kata Yos.

Hal tersebut dilakukan guna semata-mata agar di kemudian hari tidak terjadi sebuah permasalahan dalam perubahan status universitas itu. Ia juga mengajak seluruh elemen universitas guna mendukung segala rencana yang akan ia lakukan dalam rangka menuju Undip sebagai universitas riset pada 2020.

”Bersama-sama akan kita lakukan, semua yang menjadi elemen di Undip harus bekerja sama terkait persiapan platform tersebut. Sembari tentunya kita harus mempersiapkan langkah-langkah guna menuju universitas riset di tahun 2020. Perjuangan yang sudah dilakukan oleh rektor sebelumnya. Ini menjadi modal yang harus kita kembangkan,” paparnya.

Rektor Undip Semarang, Sudharto P. Hadi, mengaku lega, Pilrek Undip 2015 dapat berlangsung lancar. Dia juga berharap dengan kepemimpinan rektor baru, apa yang sudah berjalan dengan baik pada kepemimpinannya dapat diteruskan.

”Sesuai jadwal pelantikan rektor baru akan dilaksanakan pada 14 April 2015 nanti. Namun semua keputusan ada di Kemenristek dan Dikti. Pada 13 April nanti ada pelantikan rektor baru dari tiga PTN berbeda, yakni ITS, Unpad dan UNS. Jika pelantikan rektor baru Undip dibarengkan, bisa jadi jadwalnya maju, dan kemungkinan pelantikan akan dilangsungkan di Jakarta,” katanya. (ewb/aro/ce1)