OPERASI SIMPATIK: Kapolres Salatiga AKBP Ribut Hari Wibowo membagikan helm gratis kepada pengendara motor yang tak mengenakan helm. (MUNIR ABDILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPERASI SIMPATIK: Kapolres Salatiga AKBP Ribut Hari Wibowo membagikan helm gratis kepada pengendara motor yang tak mengenakan helm. (MUNIR ABDILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPERASI SIMPATIK: Kapolres Salatiga AKBP Ribut Hari Wibowo membagikan helm gratis kepada pengendara motor yang tak mengenakan helm. (MUNIR ABDILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA- Untuk mengapresiasi masyarakat yang tertib dalam berkendaraan selama operasi simpatik, Polres Salatiga menggelar program voucher berhadiah. Harapannya, selain operasi simpatik menjadi humanis, juga dapat mengurangi pelanggaran berkendara di Salatiga. Hal ini disampaikan Kapolres Salatiga AKBP Ribut Hari Wibowo saat memimpin apel gelar pasukan Operasi Simpatik Lalu Lintas di halaman Mapolres Salatiga, Rabu (1/4) kemarin. Kegiatan ini diikuti ratusan personel gabungan dari Polres Salatiga, Satlantas Polres Salatiga, Denpom Salatiga serta Satpol PP Salatiga.

Kapolres menyampaikan, dalam operasi simpatik yang akan digelar hingga 21 April mendatang tersebut, mengedepankan sosialisasi keselamatan berkendara. Selain itu, kapolres juga mengatakan pihaknya akan melakukan kampanye keselamatan berkendara dengan membagikan voucher berhadiah bagi para pengendara motor yang tertib.

“Operasi simpatik kali ini berbeda dengan tahun lalu. Berdasarkan perintah dari Kepala Korlantas Mabes Polri, akan memberikan pelayanan dan sosialisasi bagi para pengguna jalan agar mematuhi standar keamanan dan keselamatan berkendara,” terangnya.

Usai apel, kapolres didampingi Kasatlantas AKP Adhytiawarman melakukan kampanye tertib lalu lintas di Bundaran Kaloka Salatiga. Dalam kesempatan tersebut, kapolres membagikan helm gratis kepada sejumlah pengendara yang kedapatan berboncengan tanpa helm. “Kami juga membagikan helm gratis bagi para pengendara motor. Hal ini lebih pada semangat mengingatkan mereka agar tetap menjaga keselamatan dalam berkendara di jalan raya,” katanya. (abd/aro)