BERI MOTIVASI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat berdialog dengan siswa SMK Palapa, kemarin.(M. RIZAL KURNIAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI MOTIVASI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi  saat berdialog dengan siswa SMK Palapa, kemarin.(M. RIZAL KURNIAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERI MOTIVASI: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat berdialog dengan siswa SMK Palapa, kemarin.(M. RIZAL KURNIAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kegiatan road show ke sekolah-sekolah yang dilakukan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi untuk memberikan motivasi kepada siswa dan me-monitoring mutu pendidikan, seringkali dimanfaatkan oleh pihak sekolah menyampaikan harapan terkait kondisi lingkungan sekitar sekolah. Seperti yang disampaikan Ketua Yayasan SMK Palapa, Jasman, Kamis (2/4) kemarin. Pihaknya berharap pemkot bisa membuatkan talud yang berada di lingkungan sekitar sekolah. Sebab, saat ini dana yang dimiliki sekolah akan dialokasikan untuk membangun area parkir siswa dan guru. Mengingat selama ini pihak sekolah terkendala lahan parkir yang representaif.

”Apalagi tempat yang akan dibangun dekat dengan pinggir kali. Sehingga dibutuhkan talut terlebih dahulu untuk menanggulangi air tersebut. Kami mohon bila berkenan mohon dibuatkan talud Pak Wali,” kata Jasman berharap kepada wali kota.

Menanggapi hal tersebut, wali kota akan mengupayakan bantuan pembangunan talut pada tahun anggaran 2016. ”Namun akan kami kaji terlebih dahulu bersama tim teknis. Kami juga akan meperhitungkan biaya-biaya yang diperlukan yang akan ambilkan dari APBD Kota,” tandas Hendi, sapaan akrab wali kota.

Seperti biasanya, selain berdialog dengan siswa dan guru, wali kota juga memberikan motivasi kepada para siswa. Nilai luhur bangsa Indonesia, warisan leluhur serta ideologi Pancasila yang mengajarkan sikap, tingkah laku, serta perilaku kepada sesama perlu untuk senantiasa ditanamkan.

”Nilai luhur bangsa kita telah mengajarkan bagaimana bersikap dan berperilaku kepada sesama misalnya melalui nilai gotong royong dan toleransi. Nilai-nilai luhur tersebut harus senantiasa adik-adik tanamkan,” pesan wali kota.

Tak hanya itu, untuk menambah nilai plus dalam diri para siswa, wali kota berpesan kepada generasi muda termasuk siswa-siswi SMK Palapa untuk menambah ilmu positif sebagai bekal masa depan. Selain mapel wajib, para siswa diminta untuk menambah keterampilan dan kemampuan seperti Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, komputer, dan keterampilan lainnya. Semua itu akan menjadi daya saing tersendiri bagi para siswa, sehingga membuat mereka berbeda dan mampu bersaing dengan yang lain.

”Mumpung masih muda, bekali diri sebanyak mungkin dengan ilmu dan keterampilan positif yang pasti akan berguna di masa depan. Saat semua hanya memiliki kemampuan standar, maka pemenangnya adalah yang memiliki nilai plus atau kelebihan,” tandas Hendi –sapaan akrabnya.

Pemkot, lanjut wali kota, akan selalu memberi ruang, kesempatan dan support bagi pengembangan seluruh siswa-siswi untuk berkreasi dan mengembangkan bakat yang dimiliki.

Kepada para guru dan jajaran pendidik, ke depan wali kota berharap agar transfer ilmu pengetahuan dan nilai moral kepada para siswa dapat berjalan lebih baik. Inovasi dan kreativitas dalam kegiatan belajar mengajar diminta untuk lebih ditingkatkan tentunya.

Dalam kesempatan itu wali kota meresmikan secara simbolis gedung baru 5 ruang kelas ditandai dengan pemotongan pita dilanjutkan penandatanganan prasasti. (zal/adv/aro/ce1)