Kejari Periksa Didik Nini Thowok

191
Didik Nini Thowok. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Didik Nini Thowok. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Didik Nini Thowok. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KALIBANTENG – Artis multitalenta, Didik Nini Thowok hadir menjadi saksi atas kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Semarang Pesona Asia (SPA) tahun 2007 di Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang. Selain itu, penyidik Kejari Semarang juga kembali memanggil tersangka, mantan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Semarang, Dra Harini Krisniati, Rabu (1/4), namun beralasan sakit.

”Dari jam 10.30-16.40 saya mulai diperiksa untuk kroscek terkait kegiatan SPA. Ada kuitansi-kuitansi tentang dana-dana yang bagian saya. Kan macam-macam itu,” kata Didik Nini Thowok usai diperiksa.

Didik mengatakan, pada waktu kegiatan SPA ia bertindak selaku koreografer, melatih, tarian dan musik. ”Pemeriksaannya ditanya ada kuitansi-kuitansi. Memang kuitansinya ada yang bener dan tidak. Saya lupa. Saya buka data ada yang benar-benar ketemu. Seperti pernyataan dan budgeting. Soal penerimaan dan pengeluaran kegiatan,” ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka Harini, Prasetyo, mengaku, jika tensi darah kliennya sedang naik. ”Tensinya naik. Tekanan darahnya tidak stabil. Kemarin sempat diinfus di RS Hermina sehari. Tapi hari ini sudah (pulang, Red). Sama dokter disuruh istirahat dulu,” ujarnya.

Kepala Kejari Semarang, DR Asep Nana Mulyana melalui Kasi Tindak Pidana Khusus (Tipidsus), Sutrisno Margi Utomo, mengatakan, tersangka sakit dan menyampaikan surat keterangan dokter. ”Dia (Harini) kami panggil, tapi tidak hadir karena sakit. Pengacaranya datang menyampaikan surat keterangan sakit dari dokter. Saya belum tahu sakitnya,” katanya.

Atas ketidakhadiran tersangka, Sutrisno menyatakan, pihaknya akan memanggil ulang. ”Harapannya ke depan sebelum ada pemanggilan, tersangka akan hadir atas kesadarannya sendiri,” ujarnya.

Sutrisno menjelaskan, untuk Didik Nini Thowok sudah diperiksa untuk kali kedua sebagai saksi.
”Didik Nini Thowok diperiksa sebagai saksi. Ini merupakan pemeriksaan keduanya. Ia diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan,” ucapnya.

Seperti diketahui, Dra Harini Krisniati ditetapkan sebagai tersangka selaku sekretaris panitia SPA 2007 pada 6 Januari lalu. Atas penetapan itu, ia telah diperiksa, namun hingga kini belum ditahan.

Penyidik telah memeriksa puluhan saksi dari panitia, Pemkot Semarang, sponsor, termasuk dua mantan Wali Kota Semarang, Sukawi Sutarip dan Soemarmo HS. Penyidik belum menambah tersangka baru atas penyidikan kasus SPA. Tersangka baru akan ditetapkan jika ditemukan bukti usai penanganan perkara tersangka Harini selesai.

Penyidik menjerat Harini primer melanggar pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU Nomor 31/ 1999 sebagaimana diubah UU nomor 20/ 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dan subsider pasal 3. (bj/aro/ce1)